Wali Kota Medan optimistis pembelajaran dilakukan secara tatap muka

id COVID-19,COVID-19 di Medan,Pemkot Medan,Pembelajaran tatap muka,Pembelajaran tatap muka di Medan,Berita Medan,Bobby Nasution

Wali Kota Medan optimistis pembelajaran dilakukan secara tatap muka

Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan siswa-siswi saat meninju uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku optimistis pembelajaran dapat dilakukan secara tatap muka pada Juli 2021, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.
 
"Tentunya optimistis, tapi tetap harus melihat nantinya," katanya saat memantau uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin.
 
Ia menyebut bahwa pembelajaran akan lebih baik dilakukan secara tatap muka, karena mempertimbangkan psikologi siswa dan siswi.
 
Karena menurutnya, pendidikan bukan hanya sekedar materi pembelajaran, tetapi juga bagaimana mengembangkan cara berkomunikasi dan sosialisasi siswa.
 
"Karena beda kita di rumah bersosialisasi dengan keluarga dan teman sebaya itu pasti sangat beda. Ini yang hari ini mungkin agak kehilangan bagi adik-adik karena mengikuti pembelajaran secara jaring," ujarnya.
Wali Kota Medan Bobby Nasution berdialog dengan siswa-siswi saat meninju uji coba pembelajaran tatap muka di SMPN 1 Medan, Senin. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
 
Untuk itu, ia meminta kepada masing-masing sekolah untuk menerapkan aturan protokol kesehatan. Hal ini untuk memastikan nantinya pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan aman.
Beberapa aturan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, yakni pembatasan jumlah siswa dalam ruangan, pelaksanaan hanya dua kali dalam satu minggu dan hanya berlangsung selama dua jam.
 
"Tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak," katanya.
Kepala Sekolah SMPN 1 Medan Lisnawati (tengah). (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
 
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Lisnawati memastikan nantinya pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut tetap dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
Ia juga menyebut bahwa sudah 99 persen para tenaga pengajar di sekolahnya divaksinasi COVID-19 guna mendukung pembelajaran tatap muka.
 
"Tadi disampaikan Wali Kota bahwa kita harus menambahkan wastafel untuk mencuci tangan di depan kelas masin-masing. Ini nanti akan kita tambahkan," katanya.

Baca juga: Anggota DPR dorong Disdik Medan percepat vaksinasi COVID-19 pendidik

Baca juga: Rektor: USU rencanakan buka kuliah tatap muka secara terbatas

 
 

Pewarta : Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar