Kemarin, penembakan pelajar di Taman Sari hingga rehabilitasi sukarela

id penembakan,jasad,penemuan mayat,rehabilitasi,pecandu,narkoba,Pati Polri

Kemarin, penembakan pelajar di Taman Sari hingga rehabilitasi sukarela

Suasana lalu lintas di dekat tempat penembakan di Jalan Joko Sutono dekat komplek pati Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi kriminalitas dan hukum mewarnai berita Kota Metropolitan Jakarta pada Selasa (22/6), mulai dari Polres Metro Jakarta Barat menyelidiki penembakan yang menimpa seorang pelajar di Taman Sari, hingga pecandu narkoba yang sukarela direhabilitasi tidak dipenjara.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih hangat untuk dibaca kembali.

1. Polres Jakbar selidiki penembakan pelajar di Taman Sari

Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) sedang menyelidiki kasus penembakan yang menimpa seorang pelajar di Taman Sari pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Berita selengkapnya klik di sini

2. Polisi sebut penembakan dekat kompleks Pati Polri tak terkait teror

Kepala Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengatakan kasus penembakan di dekat kompleks perwira tinggi (Pati) Polri di Jalan Joko Sutono, Kebayoran Baru, tidak terkait aksi teror.
Berita selengkapnya klik di sini

3. Polisi: Jasad mengapung di Kepulauan Seribu adalah nelayan yang hilang

Pihak kepolisian mengungkapkan jasad mengapung di laut yang ditemukan nelayan yang sedang mencari ikan di perairan Kepulauan Seribu adalah jasad seorang nelayan berinisial AS (52) yang dilaporkan hilang beberapa hari yang lalu.
Berita selengkapnya klik di sini

4. BNN Jaksel jamin pecandu sukarela jalani rehabilitasi tidak dipenjara

Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Selatan menjamin pecandu narkoba yang secara sukarela dan kesadaran sendiri menjalani rehabilitasi tidak akan dipenjara atau menjalani proses hukum.
Berita selengkapnya klik di sini

Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar