Pemerintah gandeng platform online permudah akses vaksinasi masyarakat

id vaksinasi, ppkm darurat, target vaksinasi, sentra vaksinasi, jodi mahardi, platform digital vaksinasi

Pemerintah gandeng platform online permudah akses vaksinasi masyarakat

Ilustrasi - Dua botol berisi vaksin COVID-19 Astrazeneca terlihat di meja sebelum diberikan kepada warga di Kecamatan Kota Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (22/3/2021). ANTARA FOTO/Syaiful Arif/wsj/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah akan segera menggandeng platform tiket digital dan platform daring lainnya untuk mempermudah akses vaksinasi bagi masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong sentra-sentra vaksinasi untuk memaksimalkan jumlah suntikan setiap harinya.

"Kami akan segera menjalin kerja sama dengan platform ticketing digital, platform online lainnya, yang akan membantu masyarakat untuk memudahkan akses vaksin dan mempercepat kinerja berbagai sentra vaksinasi," kata Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi dalam keterangan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu.

Jodi juga memastikan stok vaksin cukup, bahkan hampir setiap minggu datang jutaan dosis baru.

Ia meyakinkan vaksinasi terbukti melindungi, mengurangi risiko sakit berat dan menyelamatkan nyawa. "Daftar sekarang juga," pesannya.

Jodi mengatakan lebih dari 45 juta dosis vaksin telah diberikan. Sebanyak lebih dari 31,5 juta orang telah menerima dosis pertama dan hampir 14 juta di antaranya sudah mendapatkan dosis kedua.

"Kini giliran bapak ibu yang belum divaksin. Segera datang dan dapatkan vaksin. Gratis, aman, dan terbukti melindungi dari komplikasi akibat Covid-19," tambahnya.

Jodi juga meminta masyarakat tidak ragu ikut vaksinasi karena semua vaksin yang diberikan di Indonesia sudah disetujui Badan POM dan WHO. Vaksinasi terbukti efektif melindungi, mengurangi risiko sakit berat, dan menyelamatkan nyawa.

Vaksinasi pun sudah mudah didapatkan di banyak tempat tanpa syarat KTP atau domisili.

"Vaksinasi ditambah prokes ketat dan testing masif dengan sasaran tepat akan menurunkan penularan dan membuka peluang Covid-19 dikendalikan agar aktivitas masyarakat dapat dibuka kembali," ujarnya.
Baca juga: Menko Luhut tinjau sentra vaksinasi di Bandara Soetta
Baca juga: Presiden sebut Indonesia urutan 11 vaksinasi COVID-19 dari 215 negara
Baca juga: Presiden ajak pemerintah daerah dukung satu juta vaksinasi per hari

Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar