Pemprov Sumut targetkan 4.500 orang tes PCR setiap hari

id swab PCR, COVID-19 Sumut, Gubernur Sumut, Dinas Kominfo Sumut, penderita COVID-19

Pemprov Sumut targetkan 4.500 orang tes PCR setiap hari

Petugas menyuntikan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan (nakes) pada pencanangan pekan vaksinasi di Pendopo Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Sumatera Utara, Rabu (10/2/2021). ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi/Lmo/aww.

Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan tes usap PCR minimal 4.500 orang setiap hari untuk menekan penyebaran COVID-19.

"Sesuai standar WHO, swab PCR di Sumut minimal 2.500 orang per hari," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar di Medan, Sumut, Kamis.

Namun, menurut dia, melihat kondisi saat ini, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menargetkan swab PCR minimal 4.500 warga per hari.

Peningkatan jumlah pemeriksaan itu untuk mengetahui lebih cepat jumlah warga yang terkonfirmasi COVID-19 sehingga penanganannya bisa juga lebih cepat.

Masyarakat, ujar Irman, bisa memanfaatkan laboratorium milik pemerintah yang gratis.

Selain mendorong pemeriksaan, katanya, Gubernur Edy berupaya memperbanyak vaksinasi COVID-19 dan meminta kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan 5M yakni mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Tim sedang mengkaji apa penyebab peningkatan yang cukup besar terkonfirmasi COVID-19 sesuai data yang dikeluarkan Kemenkes dan Satgas COVID-19 nasional," katanya.

Data dari pusat, kasus terkonfirmasi COVID-19 di Sumut bertambah 1.127 kasus dalam satu hari sehingga total per 15 Juli 2021 mencapai 41.780 orang.

Adapun kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 15 orang sehingga totalnya menjadi 1.284 orang.

Baca juga: Polda Sumut: Mobilitas warga Medan turun drastis saat PPKM Darurat
Baca juga: Kapolda imbau masyarakat patuhi perpanjangan PPKM Mikro di Sumut
Baca juga: Satgas: Semua daerah di Sumut sudah bebas dari zona merah COVID-19


Pewarta : Evalisa Siregar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar