Buronan kasus pengeroyokan polisi ditangkap

id Pengeroyokan polisi, polisi diserang, polisi dikeroyok, balap liar

Buronan kasus pengeroyokan polisi ditangkap

Pelaku pengeroyokan seorang polisi berinisial MAR ditangkap tim gabungan setelah menjadi buronan selama delapan hari di Jakarta, Jumat (16/7/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Tim gabungan menangkap buronan kasus pengeroyokan terhadap seorang personel Polsek Cilandak saat membubarkan kerumunan dan balap liar di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (8/7) dini hari.

"Dia melarikan diri dari Depok sampai Sunter, Jakarta Utara," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Komisaris Polisi Achmad Akbar di Jakarta, Jumat.

Setelah buron selama delapan hari, tim gabungan dari Polres Depok, Polres Jakarta Selatan dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap pelaku berinisial MAR di salah satu rumah di Sunter, Jakarta Utara, Kamis (15/7) malam.

Achmad menyebutkan, MAR yang berusia 18 tahun itu merupakan salah satu pelaku utama pengeroyokan dan penyelenggara balap liar.

Polisi menyebutkan, tersangka dengan nama alias Penyok itu juga sebelumnya pernah mendekam di penjara atau residivis dengan kasus yang sama, yakni pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia pada 2019.

MAR diketahui putus sekolah karena terlibat aksi kriminal. Polisi juga memintai keterangan pemilik rumah yang menampung sementara tersangka MAR selama pelariannya.

"Tadi malam si pemilik rumah tempat dia (MAR) bersembunyi, dalam pemeriksaan tapi dia terlibat aktif dalam pelarian atau tidak, masih dalam pemeriksaan," kata Achmad.

Baca juga: Polrestro Jaksel tangkap delapan anak muda yang keroyok polisi
Baca juga: Polisi korban pengeroyokan di Jaksel alami luka memar


Dengan tertangkapnya MAR, maka total tersangka pengeroyokan seorang polisi mencapai empat orang.

Sebelumnya, polisi menetapkan tiga tersangka yakni M (26), G (24) dan A (21). Sedangkan lima orang lainnya menjadi tersangka yang dijerat dengan pelanggaran protokol kesehatan.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis yakni pasal 170 KUHP yaitu pengeroyokan dan pasal 212 KUHP melawan petugas yang sedang berdinas dengan ancaman hukuman delapan tahun.

Pada Kamis (8/7) personel Polsek Cilandak Aiptu Suwardi dikeroyok sejumlah anak muda saat bertugas membubarkan aksi balap liar di Jalan TB Simatupang.

Anggota Kepolisian yang akan memasuki masa pensiun itu mengalami sejumlah luka memar di tubuhnya setelah mendapatkan serangan bertubi dari geng motor tersebut.
Baca juga: Wagub DKI puji keberanian polisi korban pengeroyokan pelaku balap liar

Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar