Warga terpapar COVID-19 di Sulteng bertambah 273 orang, 49 sembuh

id Sulteng,Sandi,Palu,Kpk

Warga terpapar COVID-19 di Sulteng bertambah 273 orang, 49 sembuh

Ilustrasi - Seorang tenaga medis beraktivitas di depan pintu gedung ruang perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura di Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (17/7/2021). ANTARAFOTO/Basri Marzuki/nz/pri.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menyatakan warga yang positif terpapar COVID-19 Senin bertambah 273 orang sehingga total menjadi 17.065 kasus.

"Hari ini 273 orang terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap (swab) sehingga secara kumulatif 17.065 orang telah terinfeksi COVID-19 hingga hari ini," kata Haris di Kota Palu, Senin malam.

Ia menerangkan 273 orang itu berada di sejumlah kabupaten dan kota di Sulteng antara lain 12 orang di Kota Palu, 52 orang di Kabupaten Banggai, 42 orang di Parigi Moutong, 41 orang di Morowali Utara, 30 orang di Sigi.

Baca juga: Zona merah COVID-19 di Sulteng bertambah menjadi delapan daerah

Kemudian 25 orang di Morowali, 18 orang di Buol, 10 orang di Tojo Una-Una, enam orang di Banggai Kepulauan, tiga orang di Banggai Laut dan Donggala.

Sementara itu 49 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh hari ini sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh sampai saat ini berjumlah 13.729 orang.

Sebanyak 49 orang itu berada di sejumlah daerah, meliputi 11 orang di Palu dan Banggai, 22 orang di Morowali, lima orang di Tojo Una-Una.

Baca juga: Bekas RSUD Kolonodale di Morowali Utara diubah jadi ruang isolasi

"Kemudian lima pasien COVID-19 masing-masing dua orang di Banggai,
satu orang di Banggai Laut, Poso dan Palu dinyatakan meninggal dunia hari ini. Secara kumulatif total pasien COVID-19 yang meninggal dunia saat ini berjumlah 478 orang," ujarnya.

Kemudian Haris menerangkan sebanyak 2.861 pasien COVID-19 hingga kini masih menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat.

Baca juga: Warga terjangkit COVID-19 di Sulteng bertambah 337 orang dan 61 sembuh

"Selanjutnya 624 sampel usap (swab) COVID-19 dalam pemeriksaan," tambahnya.

Haris berharap hasil pemeriksaan 624 sampel usap tersebut negatif agar tidak terjadi ledakan kasus COVID-19 di Sulteng.

Olehnya ia mengimbau masyarakat agar taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan agar tidak terpapar.

"Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan di Sulteng," katanya.

Baca juga: 20 kelurahan level 4, Kota Palu masuk zona merah COVID-19


Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar