Bupati Sleman minta puskesmas vaksinasi "door to door" untuk lansia

id Vaksinasi COVID-19 lansia ,Bupati Sleman Kustini ,Vaksinasi COVID-19 Sleman ,Kasus COVID-19 Sleman ,COVID-19 Sleman ,Kabupaten Sleman ,Sleman

Bupati Sleman minta puskesmas vaksinasi "door to door" untuk lansia

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Sidomoyo, Godean, Rabu 15 September 2021. ANTARA/HO-Humas Pemkab Sleman.

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Kustini Sri Purnomo meminta pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dilakukan secara door to door guna meningkatkan capaian vaksinasi bagi warga kategori lanjut usia (lansia).

"Kami meminta puskesmas dan pemerintah desa jemput bola para lansia yang belum mendapatkan vaksin," kata Kustini saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan Sidomoyo, Godean, Rabu.

Menurut dia, capaian vaksinasi di Kabupaten Sleman sebenarnya sudah cukup tinggi. Namun untuk lansia baru di angka 55,1 persen untuk dosis pertama.

"Saya harap ini bisa ditindaklanjuti dengan vaksinasi door to door," katanya.

Ia mengatakan, sasaran vaksinasi lansia yang ada di Kabupaten Sleman sebanyak 159.395 orang. Dari jumlah tersebut yang sudah tervaksin dosis pertama mencapai 68.776 orang.

Baca juga: Presiden Jokowi minta Bupati Sleman optimalkan vaksinasi lansia

Baca juga: Pemkab Sleman maksimalkan vaksinasi untuk perlambat penularan COVID-19


"Sementara untuk capaian vaksin lansia dosis kedua baru mencapai 49.824 orang atau sekitar 39,8 persen," katanya.

Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi door to door, ditegaskan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat salah satunya lansia.

Apalagi banyak lansia yang tidak paham dengan penggunaan teknologi informasi, sehingga hal itu berpotensi menghambat upaya percepatan vaksinasi.

"Kelompok lansia ini yang paling rawan jika terjangkit virus. Untuk itu kita harus aktif turun ke bawah untuk mendata lansia kita yang belum terjangkau vaksin," katanya.

Kustini mengatakan, pihaknya meminta puskesmas dan pemerintah kelurahan untuk berperan aktif mendata kelompok lansia yang belum divaksin.

Selanjutnya, pelaksanaan vaksinasi untuk usia di atas 60 tahun tersebut bisa dilaksanakan dengan door to door.

"Kita minta semua puskesmas dan kalurahan aktif. Data semua lansia yang belum divaksin. Dan lakukan vaksinasi door to door. Itu langkah paling efektif untuk percepatan vaksinasi di Sleman," katanya.

Baca juga: Warga Sleman gotong royong boyong lansia jalani vaksinasi

Baca juga: Dinkes Sleman laksanakan vaksinasi COVID-19 untuk lansia di 22 RS


#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua

Pewarta : Victorianus Sat Pranyoto
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar