Wagub DKI sebut anak tanggung jawab orang tua saat di ruang publik

id mal jakarta

Wagub DKI sebut anak tanggung jawab orang tua saat di ruang publik

Para petugas membantu para pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk menunjukkan kartu vaksin di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (10/8/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa anak di bawah 12 tahun menjadi tanggung jawab orang tuanya ketika memasuki ruang publik seperti di mal karena belum tervaksin.

"Ya, tentu harus tanggung jawab orang tua untuk dijaga karena belum divaksin, sehingga ikut ke PeduliLindungi orang tuanya," ucap Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Riza menjelaskan, anak yang belum tervaksin otomatis belum terdaftar dalam aplikasi PeduliLindungi sehingga menjadi tanggung jawab orang tua.

Terkait dengan mulai dibolehkannya anak usia di bawah 12 tahun masuk mal, Riza menyebutkan hal ini adalah tanda membaiknya kondisi pandemi COVID-19 di Jakarta.

"Ya Alhamdulillah, berarti itu tandanya Jakarta semakin baik, semakin aman. Covidnya semakin turun," kata Riza.

Baca juga: Mal Jakarta Pusat wajibkan anak didampingi orang tua

Hal tersebut, kata Riza, terlihat dari kondisi COVID-19 di Jakarta berdasarkan data yang diunggah DKI pada 20 September 2021 mengalami perbaikan yakni kasus baru sebanyak 91 orang yang menyebabkan total konfirmasi kasus positif sebanyak 856.252 kasus.

Sementara jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 321 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 2.558 orang yang masih dirawat/ isolasi.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 840.212 (naik 409) dengan tingkat kesembuhan 98,1 persen, dan total 13.482 orang (naik tiga) yang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Adapun "positivity rate" atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 1,1 persen, artinya lebih rendah dari batas atas WHO yang menetapkan lima persen untuk terkategori kawasan aman.

Sementara itu, untuk program vaksinasi di DKI Jakarta, total dosis satu saat ini sebanyak 10.242.670 orang, dengan proporsi 64 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 36 persen warga KTP non DKI.

Baca juga: Wagub: Pelonggaran syarat kunjungan mal tanda kondisi Jakarta membaik

Sedangkan, total dosis dua, kini mencapai 7.422.545 orang dengan proporsi 65 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 35 persen warga KTP non DKI.

Meski demikian, Riza menegaskan bahwa meskipun saat ini dilakukan pelonggaran tempat terbaik adalah di rumah, terlebih bagi anak-anak.

"Karena justru di masa pelonggaran ini potensi orang ke luar rumah meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya potensi interaksi dapat meningkat yang akhirnya meningkatkan potensi orang tertular," katanya.

Dengan demikian, tambah Riza, justru saat-saat sekarang harus lebih ketat disiplin diri, hindari kerumunan, berada di rumah yang merupakan tempat terbaik.

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar