Penerima vaksin lengkap capai 67,91 juta jiwa penduduk Indonesia

id Update vaksinasi,Vaksin COVID-19,Satgas COVID-19

Penerima vaksin lengkap capai 67,91 juta jiwa penduduk Indonesia

Vaksinasi COVID-19 di Pamekasan, sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan komunitas di kalangan masyarakat. ANTARA/Abd Aziz/am.

Jakarta (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap mencapai 67,91 juta jiwa hingga Minggu, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Minggu, jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan dua dosis vaksin COVID-19 per hari ini (24/10) bertambah 749.708 menjadi 67.915.440 orang.

Baca juga: Joko Widodo harap 70 persen penduduk sudah divaksin pada akhir 2021

Sementara itu, jumlah penerima vaksin dosis pertama yang tercatat hari ini sebanyak 760.840 jiwa. Dengan tambahan tersebut, jumlah penerima vaksin dosis pertama menjadi 113.032.768 jiwa. Sedangkan vaksinasi untuk dosis ketiga bertambah sebanyak 3.224 menjadi 1.102.824 orang.

Pemerintah berencana memvaksinasi sebanyak 208.265.720 juta orang.

Dengan demikian, suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 tercatat sudah diberikan pada 54,27 persen dari 208.265.720 warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19. Sementara warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru mencapai 32,60 persen dari total sasaran.

Sebelumnya, Juru Bicara Penanganan COVID-19, Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat melengkapi vaksin dosis kedua agar segera tercapai kekebalan kelompok. "Jangan lupa vaksin dosis kedua, terutama kalau ada yang hanya sempat sekali atau berpikir satu kali cukup," kata Reisa.

Baca juga: Kapolri ingatkan pengecekan vaksinasi dan tes PCR wisman di Bali

Baca juga: Penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia capai 67,17 juta orang

Ia mengatakan untuk berbagai jenis vaksin, kecuali Johnson & Johnson, membutuhkan dua dosis. Oleh karena itu, diharapkan seluruh masyarakat yang sudah mengikuti vaksin dosis pertama segera melengkapinya dengan dosis kedua.

"Ikuti apa yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Kalau untuk jangka waktu setiap vaksin itu berbeda, harap diperhatikan dengan baik. Segera dilengkapi dosisnya agar kita segera keluar dari pandemi," katanya.

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar