Sochi, Rusia (ANTARA News) - Rusia melancarkan serangan peluru kendali terkoordinasi terhadap para pemberontak di Suriah, Selasa, dan Moskow untuk pertama kalinya menggunakan kapal induk dalam penyerangan tersebut, demikian kata Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.

Shoigu menyatakan bahwa kapal fregat menembakkan rudal jelajah dan menerbangkan sejumlah jet tempur dari Admiral Kuznetsov, satu-satunya kapal induk Rusia, yang dilibatkan dalam pertempuran tersebut.

Beberapa rudal telah dilepaskan dari sistem rudal bergerak yang berada di darat di wilayah Suriah.

Saat melapor pada Presiden Vladimir Putin di Rusia selatan, Shoigu mengatakan bahwa Rusia menargetkan beberapa titik yang berhubungan dengan ISIS dan Front Nusra yang berubah nama menjadi Fatah As Syam di Provinsi Homs dan Idlib.

"Kami melaksanakan pengamatan secara menyeluruh di semua target," kata Shoigu seperti dikutip Reuters.

"Kami berbicara tentang gudang amunisi, pusat pelatihan teroris....dan industri," ujarnya.

Shoigu menyatakan bahwa serangan akan terus berlangsung. Dia tidak menyebut Aleppo yang menurut kesaksian pejabat sipil dan beberapa warga juga mengalami serangan udara di beberapa distrik yang dikuasai pemberontak di wilayah timur untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan ini.

Stasiun televisi milik pemerintah Suriah melaporkan bahwa pasukan udara Suriah melakukan serangan di Aleppo, Selasa.

Rusia menyatakan bahwa pasukan udara saat ini menghormati moratorium sepihak untuk tidak menyerang pemberontak di wilayah Aleppo.

(UU.M038/B/M038/G003) 

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2016