Tari Gala yang hampir punah ditampilkan SMN Maluku Utara di Jambi

id SMN,Maluku Utara,Tari Gala

Tari Gala yang hampir punah ditampilkan SMN Maluku Utara di Jambi

Siswa Mengenal Negeri (SMN) Maluku Utara berpose setelah menampilkan Tari Gala pada peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-73 di Jambi, Jumat. (ANTARA News/ Sella Panduarsa Gareta)

Jambi (ANTARA News) - Sebanyak 28 Siswa Mengenal Nusantara asal Maluku Utara menampilkan tarian tradisional khas daerah mereka bernama Tari Gala pada upacara peringatah Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-73 di unit usaha Batang Hari PTPN VI Desa Muhajirin, Jaluko, Muaro Jambi.

“Tarian ini khusus kami tampilkan di sini saat merayakan HUT RI ke-73 untuk masyarakat Jambi,” kata pendamping SMN Maluku Utara Sri Rahayu saat ditemui usai upacara di Jambi, Jumat.

Menurut Sri, Tari Gala yang ditampilkan dengan kostum bernuansa hijau, merah dan emas tersebut merupakan tarian pergaulan para remaja perempuan dan laki-laki di Maluku Utara pada zaman dahulu, di mana saat ini sudah jarang ditarikan.

“Tarian ini sudah hampir punah, makanya kami latih lagi anak-anak untuk mengenal tarian yang berasal dari kebudayaan asli mereka. Dan senang sekali bisa ditampilkan di sini,” ungkap Sri.

Ramlan Ramli, siswa kelas tujuh yang juga salah seorang penari Gala menyampaikan kegembiraannya, karena dapat tampil menari di tempat yang membutuhkan waktu sekitar tujuh jam perjalanan dari kampung halamannya.

“Senang sekali bisa datang dan mempersembahkan tarian ini. Kami latihan itu hanya dua hari sebelum berangkat ke Jambi,” kata Ramlan.

Hal senada disampaikan Diva, siswa SMA Negeri 2 Ternate ini mengatakan bahwa dengan mengenal budaya sendiri maka para remaja dapat lebih mencintai tanah air.

“Sekarang kan banyak budaya dari luar yang masuk, makanya kita harus mengenal dan melestarikan budaya sendiri, jangan malah mengenal budaya luar saja,” tukas Diva.

Baca juga: SMN Malut kunjungi percandian Muaro Jambi
Baca juga: Peserta SMN Papua dikenalkan pada dunia perbankan
Baca juga: Peserta SMN asal Kaltara ingin buka toko "online"


Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar