Yohana saksikan deklarasi Kaltara Provinsi Layak Anak

id yohana yembise,menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,provinsi layak anak,kaltara

Yohana saksikan deklarasi Kaltara Provinsi Layak Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise memberikan bantuan kepada Puspaga Saturasa Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Jakarta, Senin (17/09/2018). (ANTARA/ Martha Herlinawati Simanjuntak

Tanjung Selor, Kalimantan Utara, (Antara) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise menyaksikan deklarasi komitmen pemerintah Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi layak anak. 

Deklarasi itu sebagai bagian dari acara penutupan Sosialisasi Konvensi Hak Anak dan Pelatihan Pengarusutamaan Gender dan Hak Anak serta peluncuran kembali kabupaten/kota layak anak di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Senin. 

"Saya mengharapkan komitmen dari bapak gubernur termasuk semua kepala daerah agar mengantar provinsi ini secepatmya menjadi provinsi layak anak," kata Yohana. 

Dalam deklarasi itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen membangun provinsinya menuju wilayah ramah anak dengan melakukan pembangunan berbasis hak anak secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak agar semua anak dapat hidup, tumbuh dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan serta mendapat perlindungan dari kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi. 

Deklarasi itu ditandatangani oleh Walikota Tarakan, Bupati Bulungan, Bupati Malinau, Bupati Nunukan, Bupati Tana Tidung, Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili wakil gubernur Kalimantan Utara serta Menteri Yohana. 

Pada acara yang sama, Yohana juga menyaksikan deklarasi Gerbang Sera (Gerakan Pengembangan Sekolah Ramah Anak) oleh sekolah-sekolah se-kabupaten Bulungan, yang diwakili oleh TK Negeri Pembina 001 Tanjung Selor, SD negeri 001 Tanjung Selor, SD Negeri 006 Tanjung Selor, SMP Negeri 1 Tanjung Selor dan SMK Negeri 1 Tanjung Selor.

Kemudian, dilakukan peluncuran Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Santun  Patuh Ramah dan Partisipatif (Saturasa) Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.

Wakil Gubernur Kalimantan Utara Udin Hianggio menuturkan akan melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menerapkan hak-hak anak. 

"Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi hari ini kabupaten, kota dari provinsi Kalimantan Utara bisa mendapat predikat layak anak," tuturnya.

Udin mengatakan kunjungan kerja Menteri Yohana memberikan semangat untuk menjamin pemenuhan hak-hak anak dalam mewujudkan Kalimantan Utara sebagai provinai layak anak. 

"Ini menjadikan pendorong bagi kita semua untuk menunjukkan anak menjadi prioritas kita," ujarnya. 

Dia mengatakan dengan semangat itu,  pihaknya akan berupaya memperbaiki  kekurangan yang ada untuk kepentingan anak-anak di wilayah itu. 

"Tekad kami Kalimantan Utara menjadi yang terdepan, semoga ini kita wujudkan ke depan," ujarnya.*

Baca juga: Menteri PPPA kampanyekan Bersama Lindungi Anak

Baca juga: Sulawesi Tengah diharap jadi provinsi layak anak


 

Pewarta : Martha Herlinawati S
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar