Kronologi penemuan tas berisi uang Rp40 juta di KRL

id KAI,KCJ

Kronologi penemuan tas berisi uang Rp40 juta di KRL

Arsip Foto. Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang-Parung Panjang melintasi kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (8/9/2017).(ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Jakarta (ANTARA News) - Petugas Kereta Commuter Indonesia menemukan tas berwarna merah marun berisi uang Rp40 juta yang tertinggal di KRL 2038 jurusan Tanah Abang-Serpong pada Jumat (11/1).

Dalam siaran pers perusahaan, Sabtu, Manajer Komunikasi Perusahaan PT KAI Commuter Indonesia Eva Chairunisa menjelaskan awalnya petugas mendapatkan kabar dari Stasiun Rawa Buntu bahwa ada barang milik penumpang yang tertinggal di kereta.

"Meskipun KRL belum mencapai stasiun akhir, yakni Stasiun Serpong, petugas pelayanan dan pengamanan langsung melakukan penyisiran dan menemukan barang dengan ciri-ciri yang sama berupa tas berwarna merah hati, setelah dicek isinya adalah uang sebesar 40 juta," katanya.

Sesuai standar prosedur operasi, ia menjelaskan, barang penumpang yang tertinggal selama belum berpindah tangan ke oknum penumpang lain akan diamankan oleh petugas dan diserahkan ke bagian Lost and Found untuk pendataan.

"Barang tersebut di serahkan ke petugas pelayanan di Stasiun Serpong dan selanjutnya dilakukan pendataan pada sistem Lost and Found," katanya.

"Jika sewaktu-waktu ada laporan, maka akan dicocokan dengan barang-barang yang terdata pada Lost and Found," katanya.

Barang yang tertinggal di kereta tersebut sudah diserahterimakan kepada pemiliknya di Stasiun Serpong pada Jumat (11/1) sekitar Pukul 18.29 WIB.

Eva menjelaskan bahwa setiap tiba di stasiun akhir petugas pengawalan KRL (Walka) akan melakukan penyisiran dan kalau menemukan barang penumpang yang tertinggal maka akan langsung menyerahkannya ke ke petugas pelayanan di stasiun untuk didata.

"Jika barang penumpang tertinggal selama belum berpindah tangan ke penumpang lain maka di stasiun akhir petugas akan menjalankan SOP melakukan pengecekan barang-barang yang tertinggal akan diserahkan ke petugas layanan dan akan diinput ke sistem lost and found untuk pendataan," katanya.

Meski demikian ia mengimbau penumpang kereta selalu menjaga barang bawaan berharganya. 

 
(Serahterima barang penumpang yang tertinggal di kereta. (Dok.Humas KCI)


 

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar