Bhayangkari dan Polwan terus berkarya dengan semangat Kartini

id Hari Kartini,Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Rinny Yazid Fanani, Kapolda Kalsel,kartini,hari kartini,perempuan,perempuan bicara

Bhayangkari dan Polwan terus berkarya dengan semangat Kartini

Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Rinny Yazid Fanani bersama jajaran saat Perayaan Hari Kartini 2019. (antara/foto/ist)

Banjarmasin (ANTARA) - Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan Rinny Yazid Fanani mengatakan, semangat Hari Kartini harus terus menggelora di sanubari para wanita Indonesia saat ini.

Apalagi bagi ibu Bhayangkari dan para Polisi wanita (Polwan), istri Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani ini berharap, dapat terus berkarya sehingga jadi kebanggaan keluarga dan juga institusi Polri.

"Konsep emansipasi wanita yang dilahirkan dari semangat Raden Adjeng Kartini harus bisa diimplementasikan oleh wanita modern masa kini dengan terus menuntut ilmu dan belajar serta berkarya tanpa melupakan kodrat seorang perempuan yang taat pada suami dan mengurus rumah tangga," tuturnya.

Rinny sendiri tergolong wanita hebat. Dia merupakan Polwan pertama yang menyandang gelar tertinggi akademik Program Doktor (S3) Psikologi dari Universitas Indonesia.

Sebagai Psikolog Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Rinny kerap ditugaskan menangani sejumlah kasus menonjol. Di antaranya seperti kasus pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang yang dilakukan tersangka Very Idham Heryansyah atau dikenal dengan sebutan ‘Ryan Jagal’ dan pembunuhan aktivis Munir.
 


Pada perayaan Hari Kartini tahun ini,
seluruh organisasi wanita di Kalimantan Selatan berkumpul dalam puncak peringatan Hari Kartini 2019 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan turut hadir mengikuti seluruh kegiatan seperti lomba peragaan busana, lomba bekisahan Bahasa Banjar dan lomba menyajikan menu makan siang.

"Kami juga ada stand di bazaar yang menampilkan produk hasil kerajinan dari ibu-ibu Bhayangkari," kata Rinny yang memimpin jajarannya memeriahkan acara tersebut.
 


Untuk lomba peragaan busana, Ketua Bhayangkari Cabang Tanah Laut Nency Sentot Adi Dharmawan dan Dian Afeb yang mengenakan kebaya modern berwarna merah dengan bawahan motif sasirangan berhasil meraih juara tiga.

Sedangkan untuk lomba bekisahan Bahasa Banjar yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak diikuti Ketua Seksi Umum Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Kalsel Diah Bambang Hermanto.*

Baca juga: Petugas Imigrasi Palu layani pemohon paspor gunakan kebaya

Baca juga: Komisioner KPU: pendidikan penting untuk perempuan


 

Pewarta : Firman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar