Pemkab Cilacap segera menggelar pasar murah Ramadhan

id pemkab cilacap,pasar murah ramadhan

Pemkab Cilacap segera menggelar pasar murah Ramadhan

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Cilacap Wasi Ariyadi. (Foto: Sumarwoto)

Cilacap (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, akan segera menggelar pasar murah sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok pada bulan Ramadhan hingga Lebaran 2019.

"Sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi, yang pasti Pemkab Cilacap akan menggelar pasar murah pada tanggal 21 Mei, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan-kecamatan," kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Cilacap Wasi Ariyadi di Cilacap, Selasa.

Dalam penyelenggaraan pasar murah tersebut, kata dia, Pemkab Cilacap menggandeng berbagai pihak, baik badan usaha milik negara/daerah, organisasi perangkat daerah, perusahaan swasta, dan sebagainya.

Selain itu, lanjut dia, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cilacap bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kepolisian Resor Cilacap juga akan menggelar inspeksi mendadak guna memantau perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar maupun distributor.

"Jadwalnya sudah ada, sekarang tinggal penandatanganan surat tugasnya. Dalam waktu dekat, kami juga akan menggelar rapat koordinasi bidang ekonomi, keuangan, dan industri bersama jajaran Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah)," katanya.

Disinggung gejolak kenaikan harga bawang putih, Wasi mengatakan Pemkab Cilacap melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DPKUKM) setempat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jateng telah menggelar operasi pasar terhadap komoditas tersebut pada akhir bulan April.

Ia mengatakan dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut, Pemprov Jateng menggelontorkan bawang putih sebanyak 5 ton ke tiga pasar di Cilacap, yakni Pasar Gede, Pasar Sidadadi, dan Pasar Tanjungsari.

"Bawang putih sebanyak 5 ton tersebut dijual dengan harga sebesar Rp30.000 per kilogram. Informasinya, provinsi masih punya sekitar 7 ton lagi yang siap digelontorkan melalui pasar murah jika harga bawang putih masih bergejolak," katanya.

Menurut dia, operasi pasar bawang putih yang digelar pada akhir bulan April telah berhasil menekan gejolak kenaikan harga komoditas tersebut.

Bahkan, harga bawang putih di tiga pasar tradisional Cilacap saat sekarang sedikit mengalami penurunan meskipun masih tergolog tinggi.

Dalam hal ini, harga bawang putih saat sekarang berkisar Rp58.000-Rp59.000 per kilogram setelah sempat bertahan pada kisaran Rp60.000 per kilogram. 

Baca juga: Pertamina Cilacap tingkatkan produksi premium jelang Ramadhan, Lebaran

 

Pewarta : Sumarwoto
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar