Empat sosok baru anggota DPD RI asal Sultra

id KPU Sulteng

Empat sosok baru anggota DPD RI asal Sultra

Jajaran komisioner Bawaslu Sulteng mempertanyakan data DPT dan DPTb Kabupaten Tolitoli, di KPU Sulteng, Selasa. (Antaranews/Muhammad Hajiji)

Kendari (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara telah merampungkan pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI yang mengantarkan empat sosok wajah baru.

Ketua KPU Sultra Laode Nastsir Muthalib di Kendari, Sabtu, mengatakan pemungutan suara 17 April 2019 mengantarkan empat orang senator perorangan, yakni Andi Nirwana, Amirul Tamim, Waode Rabia Al Adawia Ridwan dan Dewa Ardika Seputra.

"Empat orang petahana terdepak. Amirul Tamin eks anggota DPR RI (PPP) periode 2014-2019 merebut satu tiket menuju senayan," kata Laode Natsir.

Peringkat teratas perolehan suara ditempati calon anggota DPD nomor 25 Andi Nirwana dengan suara tertinggi 130.124 dan "runner up" calon nomor urut 51 Amirul Tamim yang mengantongi 73.399 suara.

Putri petahana DPR RI Ridwan Bae, yakni Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan (nomor urut 65) merebut kursi ketiga setelah mengumpulkan 62.052 suara.

Posisi keempat seorang dokter spesialis kandungan yang juga pemilik rumah sakit Dewi Sartika Kendari, yakni dr. Dewa Putu Ardika Seputra setelah mengantongi 52.480 suara.

Dewa menang tipis dari Fatmayani Harli Tombili dengan selisih 222 suara. Fatmayani hanya mampu meraup 52.258 suara.

Secara terpisah petahana DPD RI Yusran Silopndae mengatakan siap menerima hasil pemilihan yang berjalan aman dan demokratis.

"Saya bukan figur baru bagi warga Sultra karena sebelum menjadi anggota DPD RI periode 2014-2019 sudah mengabdi di wilayah birokrasi sekitar 40 tahun," katanya.

Jika hasil pemilihan benar-benar tertinggal perolehan suara dari calon-calon lain harus diterima dengan bijaksana karena bersama tim sudah berikhtiar sebaik-baiknya, ujar Yusran, mantan Wagub Sultra.

Baca juga: Bawaslu persoalkan DPT Tolitoli di pleno tingkat Provinsi Sulteng

 

Pewarta : Sarjono
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar