Baitul Maal salurkan zakat konsumtif ribuan untuk fakir miskin Aceh

id Aceh,Banda Aceh,zakat konsumtif,baitul maal

Baitul Maal salurkan zakat konsumtif ribuan untuk fakir miskin Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, menyerahkan secara simbolis zakat konsumtif kepada seorang warga di Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (25/5/2019). (FOTO ANTARA/M Haris SA)

Banda Aceh (ANTARA) - Ribuan fakir miskin, penyandang disabilitas, anak yatim, dan petugas kebersihan di Kota Banda Aceh menerima zakat konsumtif yang disalurkan pemerintah kota setempat melalui Baitul Maal.

Penyaluran zakat tersebut dipusatkan di halaman Balai Kota Banda Aceh, Sabtu. Zakat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman kepada sejumlah penerima.

Kepala Baitul Maal Kota Banda Aceh, Tgk Safwani Zainun mengatakan ada 6.100 kepala keluarga miskin penerima zakat konsumtif berasal dari 90 gampong atau desa di sembilan kecamatan di Kota Banda Aceh.

"Selain itu, zakat konsumtif ini juga disalurkan kepada 600 petugas kebersihan, 500 anak yatim, serta 100 penyandang disabilitas. Jumlah zakat yang disalurkan bervariasi antara Rp250 ribu hingga Rp800 ribu. Total zakat yang disalurkan mencapai Rp4,5 miliar lebih," kata dia.

Penerima zakat konsumtif untuk kelompok fakir miskin di Kota Banda Aceh tahun ini menurun dibandingkan tahun 2018. Tahun lalu, penerima zakat fakir miskin lebih dari mencapai 6.165 orang.

"Ada warga yang tidak mendapatkan lagi karena tidak tergolong sebagai warga miskin lagi. Artinya, angka kemiskinan di Banda Aceh sekarang sudah menurun," kata Safwani.

Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman meminta kepada mustahik atau penerima agar dapat memanfaatkan zakat tersebut sebaik mungkin sesuai kebutuhan.

"Saya harap para mustahik dapat memanfaatkan zakat ini sebaik mungkin. Prioritaskan dulu untuk yang benar-benar kebutuhan, terutama kebutuhan Ramadhan dan persiapan jelang lebaran," kata wali kota.

Kepada para muzakki atau wajib zakat, Aminullah menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah mempercayakan Baitul Mal sebagai lembaga yang mengelola zakat mereka.

"Kami juga mengharapkan jumlah wajib zakat yang menyerahkan zakat di Baitul Mal semakin meningkat. Zakat ini bisa memecahkan persoalan sosial masyarakat," demikian Aminullah Usman.

Baca juga: Potensi Zakat Aceh capai Rp1,9 triliun

Baca juga: Baitul Mal Banda Aceh: Muzaki dari pengusaha masih sedikit

Baca juga: 1.395 santri dayah terima beasiswa Baitul Mal Aceh

Pewarta : M.Haris Setiady Agus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar