Bahan kimia terbakar di pelabuhan Thailand, tiga dermaga ditutup

id Kebakaran,Pelabuhan Bangkok,Bahan Kimia

Bahan kimia terbakar di pelabuhan Thailand, tiga dermaga ditutup

Ilustrasi: Seorang wisatawan mendapatkan bantuan saat menyelamatkan diri dari kebakaran di Hotel Lee Gardens Plaza di distrik Hat Yai, provinsi Songkhla, Thailand, Sabtu (31/3). Pihak setempat menyatakan ada lebih dari 30 orang cedera, kebanyakan dari mereka akibat menghirup asap, dan mengaitkan insiden tersebut dengan kebocoran gas di sebuah restoran yang berada di bawah tanah hotel tersebut. (FOTO ANTARA/REUTERS/Stringer)

Bangkok (ANTARA) - Api berkobar di satu tumpukan barang termasuk bahan kimia di Pelabuhan Laem Chabang di Thailand Timur pada Sabtu, sehingga memaksa para pejabat mengungsikan pekerja dan untuk sementara menutup tiga dermaga, kata pihak berwenang.

Lebih dari 130 orang dibawa ke rumah sakit, sebagian mengeluh tenggorokan dan mata mereka perih, yang lain merasakan kulit mereka terbakar, tapi tak ada laporan mengenai luka parah, kata Kementerian Kesehatan Masyarakat.

Si jago merah dan asap hitam tebal serta asap putih membubung dari kapal peti kemas Korea Selatan KMTC Hongkong Co. sepanjang pagi dan siang menjelang sore di Dermaga A2, kata Direktur Pelabuhan Yuthana Mokkao kepada Reuters --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam.

Pemeriksaan awal memperlihatkan api berasal dari muatan barang yang mengandung bahan kimia kalsium hipoklorit, katanya. "Kami menutup dermaga tempat api berkobar dan dua lagi yang terpengaruh kebakaran."

Kebakaran di pelabuhan di Provinsi Industri Chonburi tersebut, sebelah timur Ibu Kota Thailand, Bangkok, sekarang telah dikendalikan dan para pejabat sedang meneliti penyebabnya, ia menambahkan.

Baca juga: Kebakaran bus tewaskan 20 pekerja perantau Myanmar di Thailand
Baca juga: Kebakaran asrama sekolah tewaskan 17 siswi di Thailand


Sumber: Reuters

Pewarta : Chaidar Abdullah
Editor: Mohamad Anthoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar