Indonesia harap perkembangan proses keanggotaan Timor Leste di ASEAN

id Timor Leste - ASEAN,keanggotaan Timor Leste di ASEAN,KTT ASEAN

Indonesia harap perkembangan proses keanggotaan Timor Leste di ASEAN

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kemenlu RI Jose Tavares (kanan) pada kegiatan press briefing di Jakarta, Rabu (19/6/2019). (ANTARA/Yuni Arisandy)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia mengharapkan adanya perkembangan positif dari proses persyaratan dan penilaian Timor Leste untuk menjadi anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

"Proses (keanggotaan Timor Leste) berlangsung cukup lama dari 2011 hingga saat ini, dan masih berlangsung sehingga kita harapkan segera ada proses dan kegiatan positif menuju penentuan hasil ini," kata Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Jose Tavares di Jakarta, Rabu.

Jose menyebutkan bahwa proses yang harus dijalani Timor Leste untuk menjadi anggota ASEAN saat ini pada tahap penilaian kesiapan negara itu menjadi bagian dari ASEAN.

"Pada tahap ini sedang ada proses untuk mengirimkan satu tim untuk melihat dari dekat kesiapan Timor Leste, agar pada saatnya isu ini dibahas pada tingkat kepala negara ASEAN, mereka dapat membuat keputusan politik untuk menentukan apakah Timor Leste masuk menjadi anggota ASEAN," ujar dia.

Penilaian kesiapan itu dilakukan melalui studi independen terhadap kondisi Timor Leste dalam tiga bidang utama, yaitu keamanan, sosial budaya, dan ekonomi.

"Dari studi ini juga pada umumnya diberikan rekomendasi positif untuk Timor Leste bisa menjadi anggota ASEAN," ucapnya.

Namun, Jose juga mengatakan bahwa pada soal proses keanggotaan Timor Leste itu belum akan dibahas pada tahun ini, dan masih belum ada target waktu untuk pembahasan tersebut.
Baca juga: Indonesia ingin melihat Timor Leste menjadi bagian ASEAN
Baca juga: Indonesia dukung penuh Timor Leste jadi anggota ASEAN
Baca juga: ADB, Indonesia, dan Timor Leste tanda tangani perjanjian perdagangan

Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Maria D Andriana
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar