Wagub undang pelaku bisnis Perancis investasi di NTB

id Wagub NTB,Pelaku Bisnis,Prancis,Investasi ,Sitti Rohmi Djalilah,MotoGP,MotoGP 2021

Wagub undang pelaku bisnis Perancis investasi di NTB

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah (kanan) bersama Wakil Kepala Perwakilan RI, KBRI Paris, Prancis Agung Kurniadi (kedua dari kanan) saat bertemu puluhan pelaku bisnis perjalanan wisata saat berkunjung di Prancis. Kehadiran Wagub NTB di Paris, Prancis dalam rangka menghadiri pertemuan Dewan Koordinasi Internasional Manusia dan Program Biosfer, Unesco atau The International Coordinating Council Of The Man And The Biosphere Programme. (ANTARA/Nur Imansyah).

Mataram (ANTARA) - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Sitti Rohmi Djalilah mengundang para pelaku bisnis di Perancis untuk berinvestasi, terlebih lagi provinsi itu akan menjadi tuan rumah MotoGP 2021.

"NTB juga ingin mengadopsi pariwisata olahraga sebagai salah satu daya tariknya," ujar Wagub dalam keterangan tertulis di Mataram, Minggu.

Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah bertemu puluhan pelaku bisnis perjalanan wisata saat berkunjung di Perancis. Kehadiran Wagub NTB di Paris, Perancis dalam rangka menghadiri pertemuan Dewan Koordinasi Internasional Manusia dan Program Biosfer, Unesco atau The International Coordinating Council Of The Man And The Biosphere Programme.

Wagub menerangkan, Pemerintah Indonesia dan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota di NTB menyadari daerah ini cocok sebagai tempat berkembangnya wisata olahraga.

"Dengan potensi dan karakteristik yang dimiliki, dan investasi besar ke MotoGP dan potensi investasi di masa depan ke dalam Formula 1, kami yakin kami dapat mengembangkan platform pariwisata olahraga yang hebat," ucapnya.

Untuk itulah, serangkaian agenda wisata olahraga telah mulai digelar di NTB.

"Kami mengadakan ultra-marathon pertama kami di Sumbawa tahun 2018 dan memiliki peserta dari seluruh dunia. Selain olahraga motor dan lari, kami juga ingin menjelajah ke olahraga bersepeda," ujarnya.

Di daerah ini juga telah digelar turnamen bersepeda Tour de Lombok pada tahun 2017 yang rutenya membentang sepanjang 480 kilometer dari Mandalika ke Mataram.

Khusus untuk MotoGP, Wagub menegaskan penyelenggaraannya akan mulai digelar pada tahun 2021.

"Kegiatan ini akan menarik lebih dari 120.000 pengunjung dengan lebih dari 400 juta orang akan menonton melalui siaran televisi di lebih dari 207 negara. Bayangkan dampak yang akan dihasilkan setelah kami menggelar kegiatan ini," sebut Wagub.

Selain MotoGP, ada pula rencana menggelar balapan Formula 1 (F1) di Lombok. Formula 1 telah terbukti menjadi acara olahraga ketiga yang paling banyak ditonton di dunia setelah Piala Dunia FIFA dan Olimpiade. Dengan 21,1 juta pengikut media sosial, disiarkan televisi di 159 negara, dan rata-rata 200.000 orang menghadiri setiap perlombaan, F1 hampir dipastikan akan melahirkan dampak positif yang menakjubkan.

Untuk itulah, Wagub menegaskan potensi ini akan melahirkan peluang bisnis bagi para pelaku bisnis yang hadir di pertemuan tersebut.

"Ini adalah peluang besar, investor masa depan kami, untuk menciptakan bisnis di sini, di pulau Lombok, NTB," katanya.

Baca juga: Gubernur NTB ingatkan spekulan tak mainkan harga lahan MotoGP
Baca juga: NTB promosikan MotoGP Mandalika di Paris


Pewarta : Nur Imansyah
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar