Menhub tunda rencana perpanjangan landasan Bandara Ngurah Rai Bali

id Menhub,Landasan,Bandara Ngurah Rai,Bali

Menhub tunda rencana perpanjangan landasan Bandara Ngurah Rai Bali

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat (26/7/2019). (ANTARA/Aji Cakti)

Badung, Bali (ANTARA) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memutuskan untuk menunda rencana perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Dari assessment kita, rencana perpanjangan itu bisa kita tunda dalam satu atau dua tahun," ujar Budi Karyadi Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa rencana perpanjangan tersebut baru akan menjadi tuntutan jika pemerintah ingin meningkatkan kapasitas Bandara Ngurah Rai.

Selain kapasitas Bandara Ngurah Rai saat ini yang dianggap sudah mencukupi, penundaan rencana perpanjangan landasan tersebut juga mempertimbangkan faktor investasi yang sudah terlalu banyak.

"Jadi, kalau dari pengamatan kita, dengan take off dan landing yang dari 30 menjadi 32 pergerakan itu, cukup seperti ini," kata Budi.
 


Sebelumnya Menhub menyatakan pihaknya akan meningkatkan pergerakan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dari 30 pergerakan menjadi 32 pergerakan per jam.

Saat ini total notice of airport capacity di Bandara Ngurah Rai Bali tercatat 30 penerbangan per jam, terdiri dari 29 penerbangan terjadwal dan satu penerbangan tidak terjadwal.

Selain itu pemerintah akan membuat klaster dengan penerbangan dari luar Bali tidak semuanya langsung masuk ke Bali.

Kemudian golden time penerbangan diutamakan untuk penerbangan-penerbangan internasional, dan pesawat-pesawat yang relatif kecil seperti ATR dibatasi ke Bandara Ngurah Rai.

Sebelumnya, PT Angkasa Pura I (Persero) berencana memperpanjang landasan pacu pesawat di Ngurah Rai dari 3.000 meter menjadi 3.400 meter yang akan dikerjakan tahun ini untuk meningkatkan kapasitas bandara internasional itu.

Berdasarkan data Otoritas Bandara Wilayah VI, tingkat kepadatan pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai Bali sudah memasuki level III.

Kategori level III menurut Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional atau International Air Transport Association (IATA) yakni keterbatasan kapasitas bandara.

Baca juga: Menhub ingin pergerakan pesawat di Bandara Ngurah Rai ditingkatkan
Baca juga: Bandara Ngurah Rai sambut penerbangan perdana Turkish Airlines
Baca juga: Januari-Juni, Bandara Ngurah Rai layani 11 juta penumpang


Pewarta : Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar