KCI sarankan pengguna gunakan moda transportasi alternatif

id KCI,kereta,listrik,pemadaman listrik,kommuter

KCI sarankan pengguna gunakan moda transportasi alternatif

Arsip Sejumlah penumpang bersiap naik dan turun dari KRL Commuter Line Bogor-Jakarta di Stasiun Besar Bogor, Jawa Barat, Minggu (9/6/2019). VP Corporate Comunication PT KCI Anne Purba mengatakan pada hari pertama libur Lebaran 2019, jumlah penumpang KRL Commuter Line naik 7,5 persen sebesar 1.424.697 penumpang dibandingkan tahun 2018 sebanyak 1.324.480 penumpang. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/ama.

Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyarankan masyarakat untuk menggunakan kendaraan alternatif yang tidak terdampak pemadaman listrik.

"Kami sarankan untuk para pengguna KRL untuk menggunakan moda transportasi alternatif lain," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Penumpang rela menunggu KRL beroperasi kembali di Stasiun Juanda

Baca juga: Aliran listrik putus, sejumlah SPBU di Jaktim tutup

Baca juga: Listrik padam layanan KRL terganggu


Anne mengatakan, saat ini seluruh loket dan vending machine yang ada di stasiun tidak melayani penjualan tiket hingga perjalanan KRL dapat beroperasi kembali.

Untuk para pengguna yang masih berada di stasiun dapat membatalkan tiket perjalanannya ke loket stasiun.

Menurut Anne, saat ini petugas masih berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait untuk menangani permasalahan ini.

Sebelumnya, pada pukul 11:48 WIB aliran listrik di wilayah Jabodetabek mengalami pemadaman dikarenakan adanya gangguan Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya yang mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Sedangkan di Jawa Barat juga terjadi gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV yang mengakibatkan padamnya sejumlah area di Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Pewarta : Nova Wahyudi
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar