Timnas karate raih medali perak di Shanghai
Rabu, 12 Desember 2018 20:40 WIB
Karateka timnas Muh Zigi peraih medali perak pada nomor kata perorangan putra saat tampil di ajang Seri A di Shanghai, Cina, 7-9 Desember 2018. (Ist)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Timnas karate Indonesia harus puas hanya mampu menyumbangkan medali perak pada ajang World Karate Federation (WKF) 1 Series A di Shanghai, China, pada 7 hingga 9 Desember 2018.
Pelatih timnas Indonesia Mursalim Bado`o di Makassar, Rabu, mengatakan satu-satunya medali perak yang berhasil direbut pada ajang internasional itu dipersembahkan Muh Zigi pada nomor kata perorangan putra.
"Allahmdulillah, kita masih bisa dapat perak melihat persaingan yang sangat berat. Apalagi Liga Primer Seri A ini diikuti atlet-atlet terbaik yg sudah masuk dalam rangking untuk meperebutkan tiket ke Olimpiade Jepang 2020," ujar Mursalim yang mengaku baru tiba di Tanah Air, Selasa.
Ia menjelaskan,?tantangan yang dihadapi timnas bukan hanya dari kualitas atlet berbagai negara namun juga dipengaruhi suhu yang tidak biasa.
"Akibatnya atlet kesulitan untuk mengatur daya tahan vo2max dan cukup mengganggu kondisi atlet,"katanya.
Khusus dua atlet Sulsel yang juga memperkuat timnas di ajang tersebut, dirinya mengaku untuk Andi Dasril hanya sampai babak ke 3 setelah dikandaskan atlet asal Jepang.
Begitupun dengan Krisda Putri yang justru kalah dari wakil Jepang sejak babak pertama.
Pelatih timnas Indonesia Mursalim Bado`o di Makassar, Rabu, mengatakan satu-satunya medali perak yang berhasil direbut pada ajang internasional itu dipersembahkan Muh Zigi pada nomor kata perorangan putra.
"Allahmdulillah, kita masih bisa dapat perak melihat persaingan yang sangat berat. Apalagi Liga Primer Seri A ini diikuti atlet-atlet terbaik yg sudah masuk dalam rangking untuk meperebutkan tiket ke Olimpiade Jepang 2020," ujar Mursalim yang mengaku baru tiba di Tanah Air, Selasa.
Ia menjelaskan,?tantangan yang dihadapi timnas bukan hanya dari kualitas atlet berbagai negara namun juga dipengaruhi suhu yang tidak biasa.
"Akibatnya atlet kesulitan untuk mengatur daya tahan vo2max dan cukup mengganggu kondisi atlet,"katanya.
Khusus dua atlet Sulsel yang juga memperkuat timnas di ajang tersebut, dirinya mengaku untuk Andi Dasril hanya sampai babak ke 3 setelah dikandaskan atlet asal Jepang.
Begitupun dengan Krisda Putri yang justru kalah dari wakil Jepang sejak babak pertama.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB
PSSI belum terima surat pembatalan keiikutsertaan timnas Indonesia pada Asian Games 2026
12 February 2026 5:59 WIB
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Pep Guardiola tegaskan City belum menyerah meski kalah 0-3 lawan Real Madrid
12 March 2026 22:51 WIB
Liga Champions, Lamine Yamal selamatkan Barcelona dari kekalahan kontra Newcastle
11 March 2026 6:35 WIB