JK titipkan tiga poin penting bagi mahasiswa Makassar
Sabtu, 22 Desember 2018 14:49 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto ANTARA)
Makassar (Antaranews Sulsel)- Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla (JK) menitipkan tiga poin penting bagi mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) agar dapat berkontribusi bagi bangsa dan negara kedepan.
"Pertama yakni kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kedua, tumbuhnya enterpreneur, serta (ketiga), birokrasi yang efisien atau cepat. Jika bisa dilakukan maka akan lebih maju dari yang lain," katanya pada launching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM) di Makassar, Sabtu.
Kalla mengatakan tiga hal itu memang penting bagi kemajuan bangsa kedepan.
Ia menjelaskan, poin satu dan dua merupakan tantangan yang dihadapi dan diharapkan bisa dimanfaatkan bagi kalangan mahasiswa.
Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang saat ini, mahasiswa tentunya dapat melakukan atau menciptakan karya-karya terbaik yang tentunya bagi kehidupan masyarakat.
Menciptakan beragam inovasi teknologi yang bisa memudahkan masyarakat, merupakan hal yang dibutuhkan saat ini.
Begitupun untuk enterpreneur atau kewirausahaan, banyaknya potensi yang dapat dikembangkan dan hadirnya teknologi yang semakin canggih, membuat orang semakin mudah dalam melakukan transaksi.
"Jadi mahasiswa harus berani menjadi enterpreneur," ujar orang nomor 2 di Indonesia tersebut.
"Pertama yakni kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kedua, tumbuhnya enterpreneur, serta (ketiga), birokrasi yang efisien atau cepat. Jika bisa dilakukan maka akan lebih maju dari yang lain," katanya pada launching pembangunan infrastruktur Universitas Islam Makassar (UIM) di Makassar, Sabtu.
Kalla mengatakan tiga hal itu memang penting bagi kemajuan bangsa kedepan.
Ia menjelaskan, poin satu dan dua merupakan tantangan yang dihadapi dan diharapkan bisa dimanfaatkan bagi kalangan mahasiswa.
Dengan kemajuan teknologi yang terus berkembang saat ini, mahasiswa tentunya dapat melakukan atau menciptakan karya-karya terbaik yang tentunya bagi kehidupan masyarakat.
Menciptakan beragam inovasi teknologi yang bisa memudahkan masyarakat, merupakan hal yang dibutuhkan saat ini.
Begitupun untuk enterpreneur atau kewirausahaan, banyaknya potensi yang dapat dikembangkan dan hadirnya teknologi yang semakin canggih, membuat orang semakin mudah dalam melakukan transaksi.
"Jadi mahasiswa harus berani menjadi enterpreneur," ujar orang nomor 2 di Indonesia tersebut.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019