Bupati Gowa liburkan seluruh siswa
Jumat, 25 Januari 2019 13:44 WIB
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berbincang dengan warga saat melakukan pemantauan di sejumlah lokasi bencana banjir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, (FOTO/Dokumentasi Humas Pemkab Gowa/19).
Sungguminasa (Antaranews Sulsel) - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meliburkan seluruh siswa beserta guru yang terkena dampak bencana banjir dan longsor untuk sementara waktu tidak bersekolah.
"Untuk semua siswa dan guru yang terkena dampak banjir dan longsor untuk sementara tidak melakukan proses belajar mengajar hingga kondisi betul-betul stabil dan pulih," katanya, di Gowa, Jumat.
Ia mengatakan, dirinya belum mengeluarkan instruksi resmi mengenai kebijakan libur sekolah. Namun, sekolah yang terkena bencana seperti terjangan banjir dan longsor diperkenankan meliburkan diri untuk sementara. "Kalau dia banjir tentu aktivitas sekolah tidak bisa dilaksanakan, jadi tanpa instruksi pun sekolah sudah diliburkan sekarang," katanya.
Bupati mengemukakan, sejumlah sekolah tidak bisa melaksanakan rutinitas pendidikan lantaran sempat adanya bencana ini. Hingga saat ini, Bupati termuda di KTI ini mengaku proses pendataan sekolah yang terkena banjir masih terus didata. Beberapa sekolah memang sudah diliburkan, seperti sekolah yang tenggelam akibat banjir.
Dirinya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Gowa terkait pengumpulan data tersebut. "Kita akan menyampaikan nanti kalau banjir sudah benar-benar surut baru boleh kembali ke sekolah," kata Bupati.
"Untuk semua siswa dan guru yang terkena dampak banjir dan longsor untuk sementara tidak melakukan proses belajar mengajar hingga kondisi betul-betul stabil dan pulih," katanya, di Gowa, Jumat.
Ia mengatakan, dirinya belum mengeluarkan instruksi resmi mengenai kebijakan libur sekolah. Namun, sekolah yang terkena bencana seperti terjangan banjir dan longsor diperkenankan meliburkan diri untuk sementara. "Kalau dia banjir tentu aktivitas sekolah tidak bisa dilaksanakan, jadi tanpa instruksi pun sekolah sudah diliburkan sekarang," katanya.
Bupati mengemukakan, sejumlah sekolah tidak bisa melaksanakan rutinitas pendidikan lantaran sempat adanya bencana ini. Hingga saat ini, Bupati termuda di KTI ini mengaku proses pendataan sekolah yang terkena banjir masih terus didata. Beberapa sekolah memang sudah diliburkan, seperti sekolah yang tenggelam akibat banjir.
Dirinya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Gowa terkait pengumpulan data tersebut. "Kita akan menyampaikan nanti kalau banjir sudah benar-benar surut baru boleh kembali ke sekolah," kata Bupati.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar koordinasi Kemenag untuk proses legalitas tanah wakaf masjid
19 January 2026 20:42 WIB
Viral, penjual es kelapa di Gowa daftarkan 24 anggota keluarga ke Tanah Suci
14 January 2026 3:54 WIB
Pusdalops mencatat korban meninggal akibat bencana di Sumut bertambah jadi 298 orang
03 December 2025 13:42 WIB
Pemerintah Jepang dan Austria turut berduka cita atas bencana alam di Indonesia
03 December 2025 12:04 WIB
KPK usut jumlah tanah negara yang dijual lagi ke negara terkait Whoosh di KCIC
18 November 2025 12:34 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Konsorsium Internasional Pendidikan Tanggap Bencana libatkan Universitas Hasanuddin
15 January 2020 10:48 WIB, 2020
Dirjen Pendis : Mutu pendidikan Indonesia diharapkan keluar dari peringkat 72
17 December 2019 5:06 WIB, 2019