Penyerapan APBD Badung 2019 sudah lampaui target
Selasa, 10 Desember 2019 1:40 WIB
Asisten III Badung Cok Raka Darmawan memimpin rapat terkait serapan anggaran APBD Badung 2019 di ruang pertemuan Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (9/12/219). ANTARA/Fikri Yusuf
Badung (ANTARA) - Penyerapan anggaran APBD Kabupaten Badung, Bali, per 8 Desember 2019 sudah melampaui target yang ditetapkan.
"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, serapan anggaran ditarget minimal 70 persen, namun Pemkab Badung per 8 Desember 2019, serapan anggaran telah mencapai 79,24 persen," ujar Asisten III Bidang Administrasi Umum Badung Cok Raka Darmawan, saat rapat terkait serapan anggaran APBD Badung 2019 di Mangupura, Bali, Senin.
Ia mengatakan serapan anggaran sebesar 79,24 persen tersebut tergolong cukup tinggi meskipun terjadinya rasionalisasi anggaran sebelum perubahan.
Meskipun telah melampaui target, Cok Raka Darmawan berharap pada sisa waktu yang tersedia, masing-masing organisasi perangkat faerah dapat merealisasikan 100 persen program kegiatannya.
"Kalau ada program kegiatan yang belum tuntas, agar dilakukan sebaik-baiknya dan laporannya tepat waktu. Tidak ada penundaan kegiatan di anggaran perubahan, segera dituntaskan, sehingga serapan ABPD pada akhir tahun bisa meningkat," katanya.
Sementara itu, terkait program kegiatan tahun 2020, ia berharap dapat terealisasi tepat waktu. Terlebih APBD 2020 sudah disetujui dan saat ini masih proses verifikasi di provinsi.
"Apa yang sudah ditetapkan, sudah menjadi program kegiatan yang final di tahun 2020, meskipun menunggu verifikasi provinsi," ujar Cok Raka Darmawan.
Ia menambahkan, untuk mempercepat proses pelaksanaannya, khusus pengadaan ia mengimbau agar segera dilakukan pengumuman pelelangan.
"Semua OPD jangan menunda-nunda. Proses lelang sudah bisa dilaksanakan. Ini menjadi perhatian pimpinan yang dapat segera dilaksanakan OPD. Sehingga proses pengadaan yang memakan waktu cukup panjang khusus proyek fisik dapat diselesaikan lebih awal untuk mengantisipasi lelang yang gagal yang perlu proses waktu lebih panjang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Badung AA Putri Mas Agung mengatakan Pemkab Badung juga akan membentuk Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA).
"Dibentuknya TEPRA ini guna mendorong penyerapan anggaran secara optimal. Kami juga menekankan kepada seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk memaksimalkan serapan anggaran yang ada sehingga pada akhir tahun target rata-rata 90 persen dapat dicapai," ujarnya.
"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, serapan anggaran ditarget minimal 70 persen, namun Pemkab Badung per 8 Desember 2019, serapan anggaran telah mencapai 79,24 persen," ujar Asisten III Bidang Administrasi Umum Badung Cok Raka Darmawan, saat rapat terkait serapan anggaran APBD Badung 2019 di Mangupura, Bali, Senin.
Ia mengatakan serapan anggaran sebesar 79,24 persen tersebut tergolong cukup tinggi meskipun terjadinya rasionalisasi anggaran sebelum perubahan.
Meskipun telah melampaui target, Cok Raka Darmawan berharap pada sisa waktu yang tersedia, masing-masing organisasi perangkat faerah dapat merealisasikan 100 persen program kegiatannya.
"Kalau ada program kegiatan yang belum tuntas, agar dilakukan sebaik-baiknya dan laporannya tepat waktu. Tidak ada penundaan kegiatan di anggaran perubahan, segera dituntaskan, sehingga serapan ABPD pada akhir tahun bisa meningkat," katanya.
Sementara itu, terkait program kegiatan tahun 2020, ia berharap dapat terealisasi tepat waktu. Terlebih APBD 2020 sudah disetujui dan saat ini masih proses verifikasi di provinsi.
"Apa yang sudah ditetapkan, sudah menjadi program kegiatan yang final di tahun 2020, meskipun menunggu verifikasi provinsi," ujar Cok Raka Darmawan.
Ia menambahkan, untuk mempercepat proses pelaksanaannya, khusus pengadaan ia mengimbau agar segera dilakukan pengumuman pelelangan.
"Semua OPD jangan menunda-nunda. Proses lelang sudah bisa dilaksanakan. Ini menjadi perhatian pimpinan yang dapat segera dilaksanakan OPD. Sehingga proses pengadaan yang memakan waktu cukup panjang khusus proyek fisik dapat diselesaikan lebih awal untuk mengantisipasi lelang yang gagal yang perlu proses waktu lebih panjang," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pembangunan Badung AA Putri Mas Agung mengatakan Pemkab Badung juga akan membentuk Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA).
"Dibentuknya TEPRA ini guna mendorong penyerapan anggaran secara optimal. Kami juga menekankan kepada seluruh organisasi perangkat daerah terkait untuk memaksimalkan serapan anggaran yang ada sehingga pada akhir tahun target rata-rata 90 persen dapat dicapai," ujarnya.
Pewarta : Naufal Fikri Yusuf
Editor : Suriani Mappong
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Belanda kembali memulangkan ratusan objek budaya Nusantara ke Tanah Air
20 September 2024 15:41 WIB, 2024
Polisi tangkap WNA Inggris diduga rampas truk gabah milik warga di Bali
10 June 2024 12:51 WIB, 2024
Komisi III DPR mengingatkan Polri tegas menindak oknum terlibat pidana
02 December 2023 14:52 WIB, 2023
Polisi evakuasi jenazah warga negara Ausutralia diduga korban kecelakaan
24 July 2022 18:23 WIB, 2022
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB