LKBN ANTARA kembali raih Adam Malik Award 2020 dari Kemlu RI
Rabu, 8 Januari 2020 13:50 WIB
LKBN ANTARA menerima anugerah Adam Malik Award 2020 dari Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Rabu (8/1/2020). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)
Jakarta (ANTARA) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di Jakarta, Rabu, kembali menerima penghargaan Adam Malik Award 2020 dari Kementerian Luar Negeri RI untuk kategori media online terbaik setelah menerima anugerah yang sama pada tahun lalu.
Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian penyampaian Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2020 di Ruang Nusantara, Gedung Utama, Kemlu RI.
Untuk kategori media online terbaik, LKBN ANTARA berhasil menyisihkan dua media lain yang turut dinominasikan, di antaranya Detik.com dan Tempo Interaktif.
Ketua Dewan Juri yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mengatakan penghargaan Adam Malik Award merupakan bukti Kemlu RI melakukan rintisan budaya yang disebut "apresiatif konstruktif".
"Apresiatif maksudnya kebiasaan mengapresiasi ke siapapun yang berkontribusi positif. Penghargaan Adam Malik Award juga merupakan apresiasi Kemlu RI ke kalangan media dan jurnalis nasional yang berjasa memberi informasi mengenai diplomasi Indonesia ke masyarakat luas," terang Nuh.
Di samping media online terbaik, anugerah Adam Malik Award pada tahun ini juga diberikan ke Harian Republika untuk kategori media cetak terbaik; Kompas TV untuk media televisi terbaik; dan RRI Pro 3 untuk media radio terbaik.
Sementara itu, jurnalis yang menerima anugerah Adam Malik Award di antaranya Dian Septiani dari Jakarta Post untuk jurnalis media cetak terbaik dan Rina dari Tribun untuk jurnalis media online terbaik.
Penghargaan itu diberikan dalam rangkaian penyampaian Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2020 di Ruang Nusantara, Gedung Utama, Kemlu RI.
Untuk kategori media online terbaik, LKBN ANTARA berhasil menyisihkan dua media lain yang turut dinominasikan, di antaranya Detik.com dan Tempo Interaktif.
Ketua Dewan Juri yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mengatakan penghargaan Adam Malik Award merupakan bukti Kemlu RI melakukan rintisan budaya yang disebut "apresiatif konstruktif".
"Apresiatif maksudnya kebiasaan mengapresiasi ke siapapun yang berkontribusi positif. Penghargaan Adam Malik Award juga merupakan apresiasi Kemlu RI ke kalangan media dan jurnalis nasional yang berjasa memberi informasi mengenai diplomasi Indonesia ke masyarakat luas," terang Nuh.
Di samping media online terbaik, anugerah Adam Malik Award pada tahun ini juga diberikan ke Harian Republika untuk kategori media cetak terbaik; Kompas TV untuk media televisi terbaik; dan RRI Pro 3 untuk media radio terbaik.
Sementara itu, jurnalis yang menerima anugerah Adam Malik Award di antaranya Dian Septiani dari Jakarta Post untuk jurnalis media cetak terbaik dan Rina dari Tribun untuk jurnalis media online terbaik.
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kirim tim khusus, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi Sumatera
22 January 2026 15:43 WIB
ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara
18 December 2025 7:02 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB