Pemkot Ambon Pindahkan PKL dari Bantaran Sungai
Jumat, 6 Maret 2009 6:29 WIB
Ambon (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon akan memindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sepanjang bantaran sungai Waitomu, ke dua pasar yang sedang direnovasi.
Kepala Dinas Pendapatan Kota (Dispenkot) Ambon R.F. Wattilete di Ambon, Jumat, membenarkan rencana pemindahan PKL ke pasar Nusaniwe dan Gotong Royong, yang sedang direnovasi dan akan rampung akhir Maret.
"Sekarang penataan PKL masih terpusat untuk Pasar Nusaniwe, Pasar Ikan Arumbai dan Pasar Mardika, karena jumlah mereka sangat banyak. Setelah itu baru PKL di sepanjang bantaran sungai Waitomu akan dipindahkan ke Pasar Gotong Royong dan Nusaniwe," katanya.
Selain para pedagang di sepanjang sungai Waitomu, para pedagang bensin eceran di sepanjang ruas Jalan Tulukabessy, Mardika, juga akan dipindahkan ke Pasar Nusaniwe.
Para pedagang bensin eceran yang berjumlah 20 orang ini telah diarahkan oleh Dispenkot Ambon untuk beralih menjadi pedagang makanan kering atau sayur-sayuran, setelah dipindahkan ke Pasar Nusaniwe, dan mereka telah setuju.
Penertiban para pedagang di dua lokasi yang letaknya berdekatan itu dimaksudkan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas, terutama pada jalur masuk ke terminal Mardika.
Wattilete membantah sinyalemen bahwa pasar Gotong Royong dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempas kos warga tertentu. "Para pedagang yang memilih tidur di pasar Gotong Royong untuk menjaga barang mereka, karena keamanannya belum terjamin, apalagi kiosnya hanya terbuat dari papan," ujarnya.
(T.K-JA/N002)
Kepala Dinas Pendapatan Kota (Dispenkot) Ambon R.F. Wattilete di Ambon, Jumat, membenarkan rencana pemindahan PKL ke pasar Nusaniwe dan Gotong Royong, yang sedang direnovasi dan akan rampung akhir Maret.
"Sekarang penataan PKL masih terpusat untuk Pasar Nusaniwe, Pasar Ikan Arumbai dan Pasar Mardika, karena jumlah mereka sangat banyak. Setelah itu baru PKL di sepanjang bantaran sungai Waitomu akan dipindahkan ke Pasar Gotong Royong dan Nusaniwe," katanya.
Selain para pedagang di sepanjang sungai Waitomu, para pedagang bensin eceran di sepanjang ruas Jalan Tulukabessy, Mardika, juga akan dipindahkan ke Pasar Nusaniwe.
Para pedagang bensin eceran yang berjumlah 20 orang ini telah diarahkan oleh Dispenkot Ambon untuk beralih menjadi pedagang makanan kering atau sayur-sayuran, setelah dipindahkan ke Pasar Nusaniwe, dan mereka telah setuju.
Penertiban para pedagang di dua lokasi yang letaknya berdekatan itu dimaksudkan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas, terutama pada jalur masuk ke terminal Mardika.
Wattilete membantah sinyalemen bahwa pasar Gotong Royong dijadikan sebagai tempat tinggal dan tempas kos warga tertentu. "Para pedagang yang memilih tidur di pasar Gotong Royong untuk menjaga barang mereka, karena keamanannya belum terjamin, apalagi kiosnya hanya terbuat dari papan," ujarnya.
(T.K-JA/N002)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB