Sulsel tak Gentar Hadapi Jatim
Sabtu, 2 April 2011 21:29 WIB
Makassar (ANTARA News) - Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Sulawesi Selatan mengaku tak gentar menghadapi Jawa Timur pada kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON), di Riau, Desember 2011.
Sekretaris Umum Perpani Sulsel, Herman, di Makassar, Sabtu, mengatakan, dari pengalaman diberbagai kejuaraan sebelumnya, Jawa Timur memang menjadi tim yang paling sulit dikalahkan.
Kondisi itupun yang membuat Perpani Sulsel mengaku wajib memberikan kewaspadaan tinggi ketika bertemu Jatim dikualifikasi sekaligus kejuaraan nasional mendatang.
"Kita memang sangat mewaspadai kekuatan Jatim yang sejauh ini cukup sulit dikalahkan. Namun kita tidak gentar untuk bersaing dan meraih hasil terbaik termasuk lolos di PON 2012 nanti," katanya.
Selain mewaspadai Jatim, Perpani Sulsel juga tetap harus fokus ketika bertemu dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kedua Provinsi itu juga dinilai memiliki potensi besar menjungkalkan target Sulsel menuju PON.
Sebagai antisipasi menghadapi kekuatan Jawa Timur, Perpani Sulsel memilih memberikan latihan lebih rutin kepada seluruh atlet. Sulsel juga akan fokus menyeleksi atlet yang dianggap layak memperkuat Sulsel pada kejuaraan tersebut.
Selain itu, Perpani Sulsel juga memberikan target kepada seluruh atlet untuk meraih poin maksimal pada setiap latihan yang digelar.
"Pada kejurnas lalu misalnya, atlet Jatim sukses meraih medali emas setelah mengumpulkan poin 350. Jumlah poin inilah yang kita targetkan untuk dipenuhi dalam latihan yang digelar. Kita berharap semua upaya ini memberikan hasil terbaik," jelasnya.
Menghadapi kualifikasi, pihaknya akan menyiapkan sekitar 12 atlet yang terdiri dari enam putra dan putri. Adapun beberapa nama yang kini mencuat diantaranya, Suharyadi Syahab, Haerul, Agung, Indah Fadillah Nurdin, dan Aidah Ayu Lintang.
"Kita telah mendapatkan beberapa atlet yang sukses di porda, namun hal itu bukan jaminan bahwa mereka langsung memperkuat Sulsel. Kita akan tetap memberikan penilaian sebelum memutuskan siapa yang terpilih," ucapnya.(T.KR-MH/A020)
Sekretaris Umum Perpani Sulsel, Herman, di Makassar, Sabtu, mengatakan, dari pengalaman diberbagai kejuaraan sebelumnya, Jawa Timur memang menjadi tim yang paling sulit dikalahkan.
Kondisi itupun yang membuat Perpani Sulsel mengaku wajib memberikan kewaspadaan tinggi ketika bertemu Jatim dikualifikasi sekaligus kejuaraan nasional mendatang.
"Kita memang sangat mewaspadai kekuatan Jatim yang sejauh ini cukup sulit dikalahkan. Namun kita tidak gentar untuk bersaing dan meraih hasil terbaik termasuk lolos di PON 2012 nanti," katanya.
Selain mewaspadai Jatim, Perpani Sulsel juga tetap harus fokus ketika bertemu dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kedua Provinsi itu juga dinilai memiliki potensi besar menjungkalkan target Sulsel menuju PON.
Sebagai antisipasi menghadapi kekuatan Jawa Timur, Perpani Sulsel memilih memberikan latihan lebih rutin kepada seluruh atlet. Sulsel juga akan fokus menyeleksi atlet yang dianggap layak memperkuat Sulsel pada kejuaraan tersebut.
Selain itu, Perpani Sulsel juga memberikan target kepada seluruh atlet untuk meraih poin maksimal pada setiap latihan yang digelar.
"Pada kejurnas lalu misalnya, atlet Jatim sukses meraih medali emas setelah mengumpulkan poin 350. Jumlah poin inilah yang kita targetkan untuk dipenuhi dalam latihan yang digelar. Kita berharap semua upaya ini memberikan hasil terbaik," jelasnya.
Menghadapi kualifikasi, pihaknya akan menyiapkan sekitar 12 atlet yang terdiri dari enam putra dan putri. Adapun beberapa nama yang kini mencuat diantaranya, Suharyadi Syahab, Haerul, Agung, Indah Fadillah Nurdin, dan Aidah Ayu Lintang.
"Kita telah mendapatkan beberapa atlet yang sukses di porda, namun hal itu bukan jaminan bahwa mereka langsung memperkuat Sulsel. Kita akan tetap memberikan penilaian sebelum memutuskan siapa yang terpilih," ucapnya.(T.KR-MH/A020)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sulsel matangkan delapan pepanah hadapi Kejurnas PPLP di Kalimantan Utara
17 May 2023 22:34 WIB, 2023
Kontingen Sulsel raih lima medali pada kejurnas Panahan di Palangkaraya
06 July 2022 15:47 WIB, 2022