PSSI : FIFA segera proses dokumen alih status Ezra Walian perkuat timnas
Jumat, 11 Juni 2021 16:08 WIB
Ilustrasi - Pemain tim nasional U-23 Indonesia Ezra Walian saat mengikuti sesi latihan di lapangan Vietnam Footbal Federation (WFF), My Dinh, Hanoi, Vietnam, Sabtu (23/3/2019). (ANTARA FOTO/R. REKOTOMO)
Jakarta (ANTARA) - PSSI menyatakan FIFA akan segera memproses dokumen alih status pemain naturalisasi Ezra Walian agar pemain klub Persib Bandung tersebut dapat memperkuat tim nasional Indonesia pada laga atau turnamen resmi FIFA.
Dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut bahwa pernyataan FIFA diutarakan dalam surat balasan kepada PSSI.
"Pada Jumat (11/6) ini kami menerima surat dari FIFA yang ditandatangani oleh Head of Players Status FIFA, Erika Montemor Ferreira," ujar Yunus.
PSSI, pria asal Gorontalo itu melanjutkan, sebelumnya sudah mengirimkan berbagai dokumen dan surat kelengkapan yang diminta FIFA termasuk akta kelahiran orang tua Ezra.
Yunus Nusi memastikan pihaknya terus berkomunikasi dengan FIFA dan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) soal status Ezra.
PSSI pun berharap kerja sama dari semua pihak terutama Ezra dan keluarga agar persoalan tersebut segera tuntas.
"Kami berharap Ezra dan keluarga juga mendukung langkah-langkah PSSI dan terus berkomitmen untuk timnas Indonesia," tutur Yunus.
Ezra Walian sendiri sudah dinaturalisasi dari warga negara Belanda menjadi Indonesia pada 2017.
Akan tetapi, sejak tahun 2019, pesepak bola berusia 23 tahun tersebut tidak dapat berlaga di turnamen atau pun pertandingan AFC/FIFA lantaran FIFA menganggap peralihan federasi Ezra, dari KNVB ke PSSI, belum tuntas.
Ezra sebelumnya tercatat sebagai pemain timnas U-15, U-16 dan U-17 Belanda.
Anak dari pria berdarah Manado, Glenn Walian (yang dinaturalisasi bersama Ezra pada 2017) itu sempat bermain di Kualifikasi Piala Eropa U-17 bersama timnas U-17 Belanda.
Dikutip dari laman resmi PSSI di Jakarta, Jumat, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut bahwa pernyataan FIFA diutarakan dalam surat balasan kepada PSSI.
"Pada Jumat (11/6) ini kami menerima surat dari FIFA yang ditandatangani oleh Head of Players Status FIFA, Erika Montemor Ferreira," ujar Yunus.
PSSI, pria asal Gorontalo itu melanjutkan, sebelumnya sudah mengirimkan berbagai dokumen dan surat kelengkapan yang diminta FIFA termasuk akta kelahiran orang tua Ezra.
Yunus Nusi memastikan pihaknya terus berkomunikasi dengan FIFA dan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) soal status Ezra.
PSSI pun berharap kerja sama dari semua pihak terutama Ezra dan keluarga agar persoalan tersebut segera tuntas.
"Kami berharap Ezra dan keluarga juga mendukung langkah-langkah PSSI dan terus berkomitmen untuk timnas Indonesia," tutur Yunus.
Ezra Walian sendiri sudah dinaturalisasi dari warga negara Belanda menjadi Indonesia pada 2017.
Akan tetapi, sejak tahun 2019, pesepak bola berusia 23 tahun tersebut tidak dapat berlaga di turnamen atau pun pertandingan AFC/FIFA lantaran FIFA menganggap peralihan federasi Ezra, dari KNVB ke PSSI, belum tuntas.
Ezra sebelumnya tercatat sebagai pemain timnas U-15, U-16 dan U-17 Belanda.
Anak dari pria berdarah Manado, Glenn Walian (yang dinaturalisasi bersama Ezra pada 2017) itu sempat bermain di Kualifikasi Piala Eropa U-17 bersama timnas U-17 Belanda.
Pewarta : Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih: Performa timnas Indonesia meningkat setelah kalahkan Antalyaspor
29 November 2021 11:33 WIB, 2021
Ezra Walian : Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Afghanistan karena tidak fokus
17 November 2021 7:04 WIB, 2021
Pemain naturalisasi Ezra Walian antusias bisa kembali perkuat timnas Indonesia
12 November 2021 11:41 WIB, 2021
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako
10 January 2026 6:45 WIB