Makassar (ANTARA News) - Kebakaran yang melanda rumah warga di Jalan Abubakar Lambogo III, Kelurahan Bara-baraya, Kecamatan Makassar, Sabtu, diduga akibat arus pendek.
Seorang warga Abubakar Lambogo, Ira (25) yang melihat kejadian itu mengatakan, awalnya mendengar bunyi bola lampu pecah dari dalam kamar yang berselang beberapa saat kemudian terlihat percikan api dan selanjutnya membakar plafon rumah semi permanen.
"Saya langsung lari keluar karena takut. Api membesar dan menjalar kerumah sebelahnya," ujar Ira.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga tidak banyak harta benda yang bisa diselamatkan dengan ludes terbakar.
Api dengan mudah menjalar langsung di dua bangunan rumah milik warga yang rata-rata bahan rumahnya terbuat dari kayu atau semi permanen.
Insiden kebakaran yang terletak di kawasan padat penduduk itu diantaranya rumah kos-kosan dengan 10 kamar yang diketahui milik Jarre Daeng Bobo yang terbakar. Penghuni umumnya berprofesi sebagai pengayuh becak dan karyawan swasta.
Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan kobaran api dan didukung angin yang bertiup kencang. Api berhasil dijinakkan sekitar tiga jam kemudian.
Komandan Pleton (Danton) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Makassar, Saharuddin, yang memimpin tindakan pengendalian bencana kebakaran itu mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.40 wita dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 wita.
"Soal penyebab kebakaran ini masih diselidiki. Dugaan sementara ini akibat korslet listrik,? kata dia. (T.KR-HK/M027)
Seorang warga Abubakar Lambogo, Ira (25) yang melihat kejadian itu mengatakan, awalnya mendengar bunyi bola lampu pecah dari dalam kamar yang berselang beberapa saat kemudian terlihat percikan api dan selanjutnya membakar plafon rumah semi permanen.
"Saya langsung lari keluar karena takut. Api membesar dan menjalar kerumah sebelahnya," ujar Ira.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun warga tidak banyak harta benda yang bisa diselamatkan dengan ludes terbakar.
Api dengan mudah menjalar langsung di dua bangunan rumah milik warga yang rata-rata bahan rumahnya terbuat dari kayu atau semi permanen.
Insiden kebakaran yang terletak di kawasan padat penduduk itu diantaranya rumah kos-kosan dengan 10 kamar yang diketahui milik Jarre Daeng Bobo yang terbakar. Penghuni umumnya berprofesi sebagai pengayuh becak dan karyawan swasta.
Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan kobaran api dan didukung angin yang bertiup kencang. Api berhasil dijinakkan sekitar tiga jam kemudian.
Komandan Pleton (Danton) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Makassar, Saharuddin, yang memimpin tindakan pengendalian bencana kebakaran itu mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.40 wita dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 wita.
"Soal penyebab kebakaran ini masih diselidiki. Dugaan sementara ini akibat korslet listrik,? kata dia. (T.KR-HK/M027)