FASI Target Pecahkan Rekor Dunia Terjun Payung
Selasa, 26 Juli 2011 2:05 WIB
Ilustrasi Terjun Payung (FOTO ANTARA/Maril Gafur)
Makassar (ANTARA News) - Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sulawesi Selatan menargetkan pemecahan rekor dunia terjun payung di anjungan Pantai Losari Makassar, 11-18 September 2011.
"Kejuaraan terjun payung tingkat internasional ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan karena akan menghadirkan 250 peserta dari dalam dan luar negeri," ujar Sekretaris Umum FASI Sulsel, Hendro Satryo, di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, kejuaraan internasional terjun payung ketepatan mendarat di air untuk pertama kalinya yang akan digelar di Makassar itu akan diikuti oleh negara-negara yang tergabung dalam ASEAN, Asia, Eropa dan Amerika.
Untuk peserta dari mancanegara yang sudah memastikan ikut dalam kejuaraan itu yakni Tentara Diraja Malaysia dan Police Diraja Malaysia serta klub profesional Malaysia. Sedangkan beberapa peserta dari negara lainnya masih melakukan proses registrasi.
"Beberapa negara masih melakukan proses registrasi dan untuk sementara, hanya negara Malaysia yang begitu antusias mengikuti kejuaraan ini dan telah merampungkan proses registrasi," katanya.
Ia menyatakan, pada kejuaraan itu nanti akan dibagi dua, yakni kejuaraan accuracy water landing (ketepatan mendarat di air) dan boogie jump.
Selama pertandingan September nanti, panitia akan menghadirkan terjun massal yang diperkirakan akan diikuti 100 orang gabungan FASI dan AU di sekitar Pantai Losari.
Bahkan, panitia berencana menawarkan masyarakat yang ingin mencoba olahraga ini dengan terjun payung tandem.
Masyarakat umum yang ingin melakukan terjun payung tandem ini akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp2,5 juta dan akan dilengkapi dengan sertifikat serta dokumentasi.
"Terjun payung tandem ini akan didampingi ahlinya dan masyarakat hanya akan melakukannya sekali saja. Sampai saat ini baru lima orang yang mendaftar dan mereka semua pengusaha dari Jakarta," ucapnya.
Ia mengaku jika dirinya sudah melakukan koordinasi dengan ketua Umum FASI Marsekal Imam Sufaat untuk menyiapkan alat pendukung seperti pesawat Hercules dan Helikopter Puma.
Diungkapkannya, kegiatan yang akan berlangsung tujuh hari ini juga akan diisi berbagai atraksi dari FASI dan AU, di antaranya demonstrasi paramotor, aeromodeling, pameran peralatan dirgantara. Saat pembukaan, pihak TNI AU akan melakukan atraksi pesawat Sukhoi di sekitar Anjungan Pantai Losari. (T.KR-MH/F003)
"Kejuaraan terjun payung tingkat internasional ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan karena akan menghadirkan 250 peserta dari dalam dan luar negeri," ujar Sekretaris Umum FASI Sulsel, Hendro Satryo, di Makassar, Senin.
Ia mengatakan, kejuaraan internasional terjun payung ketepatan mendarat di air untuk pertama kalinya yang akan digelar di Makassar itu akan diikuti oleh negara-negara yang tergabung dalam ASEAN, Asia, Eropa dan Amerika.
Untuk peserta dari mancanegara yang sudah memastikan ikut dalam kejuaraan itu yakni Tentara Diraja Malaysia dan Police Diraja Malaysia serta klub profesional Malaysia. Sedangkan beberapa peserta dari negara lainnya masih melakukan proses registrasi.
"Beberapa negara masih melakukan proses registrasi dan untuk sementara, hanya negara Malaysia yang begitu antusias mengikuti kejuaraan ini dan telah merampungkan proses registrasi," katanya.
Ia menyatakan, pada kejuaraan itu nanti akan dibagi dua, yakni kejuaraan accuracy water landing (ketepatan mendarat di air) dan boogie jump.
Selama pertandingan September nanti, panitia akan menghadirkan terjun massal yang diperkirakan akan diikuti 100 orang gabungan FASI dan AU di sekitar Pantai Losari.
Bahkan, panitia berencana menawarkan masyarakat yang ingin mencoba olahraga ini dengan terjun payung tandem.
Masyarakat umum yang ingin melakukan terjun payung tandem ini akan dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp2,5 juta dan akan dilengkapi dengan sertifikat serta dokumentasi.
"Terjun payung tandem ini akan didampingi ahlinya dan masyarakat hanya akan melakukannya sekali saja. Sampai saat ini baru lima orang yang mendaftar dan mereka semua pengusaha dari Jakarta," ucapnya.
Ia mengaku jika dirinya sudah melakukan koordinasi dengan ketua Umum FASI Marsekal Imam Sufaat untuk menyiapkan alat pendukung seperti pesawat Hercules dan Helikopter Puma.
Diungkapkannya, kegiatan yang akan berlangsung tujuh hari ini juga akan diisi berbagai atraksi dari FASI dan AU, di antaranya demonstrasi paramotor, aeromodeling, pameran peralatan dirgantara. Saat pembukaan, pihak TNI AU akan melakukan atraksi pesawat Sukhoi di sekitar Anjungan Pantai Losari. (T.KR-MH/F003)
Pewarta :
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Festival Anak Sholeh Indonesia Sulsel XI di Wajo terapkan protokol kesehatan
28 November 2020 21:27 WIB, 2020
Gubernur Sulsel berikan insentif kepada 10 ribu guru mengaji pada 2021
28 November 2020 21:25 WIB, 2020
Pemkab Wajo siapkan dana hibah Rp1 milliar untuk FASI tingkat lSulsel
16 January 2020 13:27 WIB, 2020
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
UEFA Nations League - Dwigol Mexx Meerdink antar Belanda tundukkan Serbia 2-1
28 September 2026 4:57 WIB