Mahathir Mohamad tidak menggunakan uang crypto
Senin, 1 November 2021 15:11 WIB
Arsip - Mahathir Mohamad saat menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia, Desember 2019. (ANTARA/Reuters)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan tidak menggunakan mata uang crypto, namun hanya menggunakan uang fisik.
"Jika ada promosi dalam iklan atau laman yang konon saya menggalakkan penggunaan mata uang crypto, itu adalah palsu," ujar Mahathir kepada media di Kuala Lumpur, Senin.
Pemimpin Partai Pejuang ini mengatakan kantornya sebelumnya telah membuat laporan terhadap iklan jenis ini yang konon dia berinvestasi dan menggalakkan penggunaan crypto currency tersebut.
"Iklan-iklan itu palsu. Sebagian iklan itu seolah-olah disiarkan media setempat," katanya.
Dia diberi tahu, media setempat juga sudah diberi tahu dan mereka sudah membuat laporan kepada pihak berwenang.
"Pihak awam perlu tahu bahwa perkara seperti ini tidak mudah ditangani karena pelbagai laman dan iklan palsu dapat dibuat dengan cepat. Tutup satu, timbul sepuluh," katanya.
Penipuan dan pemalsuan menggunakan nama dirinya, ujar Mahathir, terjadi sebelum zaman media sosial dan internet.
"Dulu juga ada yang terpedaya dengan promosi palsu peluang berniaga yang konon melibatkan diri saya," katanya.
Mahathir mengatakan ada laporan yang dibuat kemudian diambil tindakan namun ada juga yang tidak diambil.
"Siapa yang ragu, boleh periksa dengan kantor saya. Saya tidak pernah dan tak akan terlibat dengan apa-apa skema cepat kaya," katanya.
Selain itu, ujar dia, ada yang percaya laporan palsu bahwa dirinya memiliki kekayaan miliaran.
"Semasa dalam pemerintah saya sudah menyatakan harta saya. Kalau ada yang masih tidak percaya saya, ada kekayaan miliaran, terserahlah," katanya.
"Jika ada promosi dalam iklan atau laman yang konon saya menggalakkan penggunaan mata uang crypto, itu adalah palsu," ujar Mahathir kepada media di Kuala Lumpur, Senin.
Pemimpin Partai Pejuang ini mengatakan kantornya sebelumnya telah membuat laporan terhadap iklan jenis ini yang konon dia berinvestasi dan menggalakkan penggunaan crypto currency tersebut.
"Iklan-iklan itu palsu. Sebagian iklan itu seolah-olah disiarkan media setempat," katanya.
Dia diberi tahu, media setempat juga sudah diberi tahu dan mereka sudah membuat laporan kepada pihak berwenang.
"Pihak awam perlu tahu bahwa perkara seperti ini tidak mudah ditangani karena pelbagai laman dan iklan palsu dapat dibuat dengan cepat. Tutup satu, timbul sepuluh," katanya.
Penipuan dan pemalsuan menggunakan nama dirinya, ujar Mahathir, terjadi sebelum zaman media sosial dan internet.
"Dulu juga ada yang terpedaya dengan promosi palsu peluang berniaga yang konon melibatkan diri saya," katanya.
Mahathir mengatakan ada laporan yang dibuat kemudian diambil tindakan namun ada juga yang tidak diambil.
"Siapa yang ragu, boleh periksa dengan kantor saya. Saya tidak pernah dan tak akan terlibat dengan apa-apa skema cepat kaya," katanya.
Selain itu, ujar dia, ada yang percaya laporan palsu bahwa dirinya memiliki kekayaan miliaran.
"Semasa dalam pemerintah saya sudah menyatakan harta saya. Kalau ada yang masih tidak percaya saya, ada kekayaan miliaran, terserahlah," katanya.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
MK memastikan sidang sengketa pilkada berjalan proporsional-tepat waktu
08 January 2025 14:43 WIB, 2025
Pengamat: Emosi dan gagal pahami situasi persaingan sebabkan Garuda tersingkir
22 December 2024 13:20 WIB, 2024
Bung Kus : STY harus evaluasi tiga laga terakhir timnas Indonesia di ASEAN Cup 2024
20 December 2024 7:40 WIB, 2024
KSAU : Presiden Jokowi ingin TNI AU tumbuh lebih kuat jaga kedaulatan negara
05 April 2024 15:04 WIB, 2024
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB