Indonesia Masters - Antonsen ulangi pertemuan final kontra Momota
Sabtu, 20 November 2021 22:45 WIB
Kolase pebulu tangkis Denmark Anders Antonsen (kiri) dan pebulu tangkis Jepang Kento Momota (kanan) yang akan bertemu di final tunggal putra Indonesia Masters 2021. (Humas PP PBSI/Erly Bahtiar)
Nusa Dua (ANTARA) - Partai final tunggal putra Indonesia Masters yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu di Nusa Dua, Bali, akan kembali menyajikan laga antara Anders Antonsen vs Kento Momota lagi, setelah pertandingan serupa juga terjadi di ajang yang sama dua tahun silam.
Bagi Antonsen, itu akan jadi penampilan triruntun di final Indonesia Masters, setelah mengalahkan Momota pada edisi 2019 dan hanya jadi runner-up lantaran ditundukkan wakil tuan rumah Anthony Sinisuka Ginting setahun berselang.
Final Indonesia Masters 2019, menandai satu-satunya kemenangan Antonsen atas pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut dalam enam pertemuan, tapi penghuni peringkat ketiga itu tidak mau tersita rekor pertemuan dan memilih fokus mempersiapkan diri menjalani pertandingan.
"Saya tidak memikirkan rekor pertemuan, saya sangat antusias melawan Momota. Dia tampil berbeda sekarang dengan memiliki banyak pengalaman," ujar Antonsen di Nusa Dua, Sabtu.
Ia pun memastikan akan bermain lepas tanpa beban untuk kembali berdiri di podium tertinggi di laga puncak turnamen kelas Super 750 ini.
"Saya sangat antusias menghadapi laga final. Kemenangan di final Indonesia Masters 2019 atas Momota pasti membuat saya termotivasi dan saya berusaha yang terbaik untuk meraih kemenangan besok," ujar Antonsen.
Antonsen melenggang ke babak final lewat kemenangan atas pebulu tangkis India, Kidambi Srikanth di babak semifinal, Sabtu.
Ia mengaku senang bisa tampil untuk ketiga kalinya di babak final Indonesia Masters. Untuk besok, ia akan bermain lebih fokus dan berusaha mengurangi kesalahan di lapangan.
Sedangkan Momota lolos dari semifinal setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Taiwan dengan skor 21-19, 21-11 dalam 46 menit.
Selepas pertandingan, Momota mengaku bersyukur bisa memenangkan pertandingan yang melelahkan melawan Chen. Menghadapi unggulan keempat itu, Momota mengaku sempat kesulitan sebelum akhirnya bisa memenangkan pertandingan.
"Pada pertandingan tadi, lawan juga bermain sangat baik. Saya hampir mengikuti alur permainannya. Beruntung saya bisa keluar dari tekanan dan bermain dengan pola permainan saya sendiri," ungkap Momota.
Bagi Antonsen, itu akan jadi penampilan triruntun di final Indonesia Masters, setelah mengalahkan Momota pada edisi 2019 dan hanya jadi runner-up lantaran ditundukkan wakil tuan rumah Anthony Sinisuka Ginting setahun berselang.
Final Indonesia Masters 2019, menandai satu-satunya kemenangan Antonsen atas pebulu tangkis nomor satu dunia tersebut dalam enam pertemuan, tapi penghuni peringkat ketiga itu tidak mau tersita rekor pertemuan dan memilih fokus mempersiapkan diri menjalani pertandingan.
"Saya tidak memikirkan rekor pertemuan, saya sangat antusias melawan Momota. Dia tampil berbeda sekarang dengan memiliki banyak pengalaman," ujar Antonsen di Nusa Dua, Sabtu.
Ia pun memastikan akan bermain lepas tanpa beban untuk kembali berdiri di podium tertinggi di laga puncak turnamen kelas Super 750 ini.
"Saya sangat antusias menghadapi laga final. Kemenangan di final Indonesia Masters 2019 atas Momota pasti membuat saya termotivasi dan saya berusaha yang terbaik untuk meraih kemenangan besok," ujar Antonsen.
Antonsen melenggang ke babak final lewat kemenangan atas pebulu tangkis India, Kidambi Srikanth di babak semifinal, Sabtu.
Ia mengaku senang bisa tampil untuk ketiga kalinya di babak final Indonesia Masters. Untuk besok, ia akan bermain lebih fokus dan berusaha mengurangi kesalahan di lapangan.
Sedangkan Momota lolos dari semifinal setelah mengalahkan Chou Tien Chen dari Taiwan dengan skor 21-19, 21-11 dalam 46 menit.
Selepas pertandingan, Momota mengaku bersyukur bisa memenangkan pertandingan yang melelahkan melawan Chen. Menghadapi unggulan keempat itu, Momota mengaku sempat kesulitan sebelum akhirnya bisa memenangkan pertandingan.
"Pada pertandingan tadi, lawan juga bermain sangat baik. Saya hampir mengikuti alur permainannya. Beruntung saya bisa keluar dari tekanan dan bermain dengan pola permainan saya sendiri," ungkap Momota.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tim bulu tangkis putra Jepang juara Beregu Asia 2026 usai tunddukkan China
09 February 2026 7:07 WIB
Prabowo: SMA Taruna Nusantara dibutuhkan untuk cari putra-putri terbaik bangsa
13 January 2026 17:48 WIB
Timnas futsal putra Indonesia rebut medali emas setelah hancurkan Thailand 6-1
19 December 2025 22:30 WIB
Kalahkan Thailand, Tenis beregu putra Indonesia raih medali emas SEA Games 2025
14 December 2025 6:09 WIB
Pebulu tangkis Tunggal putra Indonesia pastikan raih medali emas SEA Games 2025
13 December 2025 21:36 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Thomas Tuchel perpanjang kontrak sebagai pelatih timnas Inggris hingga 2028
13 February 2026 5:54 WIB