Ekspor rumput laut Sulsel 2021 mencapai 152,3 ribu ton
Jumat, 7 Januari 2022 20:38 WIB
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meninjau Laboratorium Kimia dan Laboratorium Mikrobiologi UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, untuk mendukung percepatan ekspor.ANTARA/HO-Pemprov Sulsel
Makassar (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan mencatat ekspor rumput laut Sulsel sepanjang 2021 sebanyak 152,3 ribu ton atau senilai Rp164,6 juta dolar AS.
Plt Kepala DKP Sulsel Sulkaf S Latief di Makassar, Jumat, mengatakan produksi rumput laut terbesar terjadi pada bulan April (15,7 ribu ton) dan September yang mencapai 15,3 ribu ton.
Selanjutnya Maret (14,96 ribu ton), Juni (14,3 ribu ton), Oktober (14,45 ribu ton), November (14,2 ribu ton), Agustus (12,8 ribu ton), Mei (12,2 ribu ton), Desember (11,1 ribu ton), Februari (10,5 ribu ton) Juli (10 ribu ton) dan Januari sebanyak 6,8 ribu ton.
"Alhamdulillah nilai ekspor dari perikanan kita terus membaik.l khususnya rumput laut," ujarnya.
Selain rumput laut, ekspor Sulsel juga masih mengandalkan hasil perikanan lainnya seperti gurita, cumi-cumi, tuna, telur ikan terbang, udang beku, sotong.
Serta kakap, kerapu, daging kepiting, daging rajungan, bandeng, kerapu dan bukan bahan makanan hingga komoditi lainnya.
DKP Sulsel juga terus berupaya menyediakan sejumlah kebutuhan para petani dan nelayan untuk terus meningkatkan produksinya pada tahun ini.
Plt Kepala DKP Sulsel Sulkaf S Latief di Makassar, Jumat, mengatakan produksi rumput laut terbesar terjadi pada bulan April (15,7 ribu ton) dan September yang mencapai 15,3 ribu ton.
Selanjutnya Maret (14,96 ribu ton), Juni (14,3 ribu ton), Oktober (14,45 ribu ton), November (14,2 ribu ton), Agustus (12,8 ribu ton), Mei (12,2 ribu ton), Desember (11,1 ribu ton), Februari (10,5 ribu ton) Juli (10 ribu ton) dan Januari sebanyak 6,8 ribu ton.
"Alhamdulillah nilai ekspor dari perikanan kita terus membaik.l khususnya rumput laut," ujarnya.
Selain rumput laut, ekspor Sulsel juga masih mengandalkan hasil perikanan lainnya seperti gurita, cumi-cumi, tuna, telur ikan terbang, udang beku, sotong.
Serta kakap, kerapu, daging kepiting, daging rajungan, bandeng, kerapu dan bukan bahan makanan hingga komoditi lainnya.
DKP Sulsel juga terus berupaya menyediakan sejumlah kebutuhan para petani dan nelayan untuk terus meningkatkan produksinya pada tahun ini.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Sulsel perkuat ekonomi biru berkelanjutan lewat bantuan bibit rumput laut
08 September 2025 13:52 WIB
Sulsel ganti pelampung botol plastik rumput laut dengan buoy ramah lingkungan
06 September 2025 5:26 WIB
ARLI-SCSFRI fasilitasi pelatihan peningkatkan budidaya perikanan dan rumput laut
01 December 2024 19:14 WIB, 2024
Unhas menggelar penyuluhan pencemaran plastik dan budi daya rumput laut
10 November 2024 13:22 WIB, 2024