Mamuju (ANTARA News) - Industri abon ikan yang dikembangkan industri rumah tangga di Provinsi Sulawesi Barat berpotensi untuk diekspor.

Husanawati salah seorang pengusaha abon ikan di Mamuju, Jumat, mengatakan, setelah sejumlah pengusaha industri kecil bertemu dengan sejumlah perawakilan negara luar yang ingin berinvestasi di Sulbar, terdapat enam negara yang menyatakan ingin berinvestasi memasarkan abon ikan di Sulbar keluar negeri dalam bentuk ekspor.

Ia mengatakan, kondisi tersebut, membuat abon ikan berpotensi ekpor untuk dipasarkan diluar negeri karena daya minat negara luar untuk mengkomsumsi abon ikan di Sulbar sangat tinggi.

Namun kata dia, karena keterbatasan pengusaha abon ikan dalam memasarkan produknya sehingga memiliki kendala dalam memasarkan secara ekspor produksi abon ikannya.

Oleh karena itu meminta pemerintah di Sulbar maupun ditingkat pusat dapat membantu pengusaha abon ikan Sulbar dalam mengelola hasil produksinya agar dapat di ekpor keluar negeri memenuhi permintaan pasar.

"Keterbatasan teknologi dan jalur pasar usaha abon ikan di Sulbar merupakan kendala yang dihadapi pengusaha sehingga dukungan pemerintah di Sulbar dan ditingkat pusat dalam mengekspor abon ikan sulbar sangatlah dibutuhkan,"katanya.

Ia mengatakan, abon ikan di Sulbar, sesungguhnya dapat diekspor keluar negeri sejak tahun 2003 sejak usaha abon ikan dikembangkan masyarakat Sulbar.

Namun kata dia, karena kurannya perhatian pemerintah yang saat itu Provinsi Sulbar belum terbentuk maka abon ikan tidak dapat dipasarkan secara ekspor.

Oleh karenanya Pemerintah di Sulbar dan pemerintah ditingkat pusat sangat diharapkan membantu masyarakat memasarkan abon ikan dalam bentuk ekspor demi memajukan ekonomi masyarakat kalangan menengah dan memajukan ekonomi daerah.

Menurut dia, abon ikan Sulbar sangat berpotensi dikembangkan Sulbar karena Sulbar merupakan daerah yang memiliki hasil perikanan melimpah bahkan diekspor keluar daerah dan negara luar, sehingga usaha abon ikan tidak akan sulit dikembangkan kedepan.

"Dari pada ikan di Sulbar hanya dicuri daerah lain dan negara luar maka lebih baik, usaha abon ikan dikembangkan karena itu juga akan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sulbar yang sekitar 20 persen adalah nelayan,"katanya. (T.KR-MFH/S006) 

Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026