Inter pertahankan Inzaghi meski terancam gagal pertahankan Scudetto
Jumat, 29 April 2022 6:47 WIB
Ekspresi pelatih Inter Milan Simone Inzaghi selama pertandingan Serie A Inter Milan vs Hellas Verona di San Siro, Milan, Italia, Sabtu (9/4/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Daniele Mascolo/foc/sad.
Jakarta (ANTARA) - CEO Inter Giuseppe Marotta memastikan timnya akan tetap mempertahankan pelatih Simone Inzaghi meski saat ini terancam gagal mempertahankan gelar juara Liga Italia.
Dikutip dari football-italia, Jumat, Marotta mengatakan pihak klub senang dengan kinerja Inzaghi sejauh ini dan sama sekali memiliki pikiran untuk berpisah dengan pelatih asal Italia tersebut.
"Tentu saja, kami sangat senang dengan Inzaghi. Kami sangat senang dengan Inzaghi. Dia melakukannya dengan baik dan telah memiliki selisih perkembangan yang kuat," terang Marotta.
Marotta lanjut mengatakan, Inzaghi memiliki masa depan yang cerah sebagai pelatih dan seiring berjalannya waktu, mantan juru taktik dari Lazio tersebut bisa menjadi pelatih dengan nama besar.
"Saya percaya bahwa ketika dia mencapai umur dari (Carlo) Ancelotti, (Antonio) Conte atau (Massimiliano) Allegri, dia bisa menjadi salah yang terbaik yang ada," jelas Marotta.
Harapan Inter untuk mempertahankan gelar Liga Italia musim kini sedang terancam setelah pada Kamis dini hari WIB dikalahkan oleh Bologna dengan skor 1-2 pada pekan tunda ke-20.
Hasil itu membuat Inter masih tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 72 poin dari 34 laga, berselisih dua poin dari AC Milan di posisi pertama.
Inzaghi datang ke Inter pada 3 Juni 2021 lalu setelah kontraknya dengan Lazio berakhir dan selama menangani Nerazzuri pada 34 pertandingan Liga Italia, ia menorehkan 21 kemenangan, sembilan hasil imbang dan menelan empat kekalahan, serta mencatatkan rata-rata 2,12 poin per laga.
Dikutip dari football-italia, Jumat, Marotta mengatakan pihak klub senang dengan kinerja Inzaghi sejauh ini dan sama sekali memiliki pikiran untuk berpisah dengan pelatih asal Italia tersebut.
"Tentu saja, kami sangat senang dengan Inzaghi. Kami sangat senang dengan Inzaghi. Dia melakukannya dengan baik dan telah memiliki selisih perkembangan yang kuat," terang Marotta.
Marotta lanjut mengatakan, Inzaghi memiliki masa depan yang cerah sebagai pelatih dan seiring berjalannya waktu, mantan juru taktik dari Lazio tersebut bisa menjadi pelatih dengan nama besar.
"Saya percaya bahwa ketika dia mencapai umur dari (Carlo) Ancelotti, (Antonio) Conte atau (Massimiliano) Allegri, dia bisa menjadi salah yang terbaik yang ada," jelas Marotta.
Harapan Inter untuk mempertahankan gelar Liga Italia musim kini sedang terancam setelah pada Kamis dini hari WIB dikalahkan oleh Bologna dengan skor 1-2 pada pekan tunda ke-20.
Hasil itu membuat Inter masih tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 72 poin dari 34 laga, berselisih dua poin dari AC Milan di posisi pertama.
Inzaghi datang ke Inter pada 3 Juni 2021 lalu setelah kontraknya dengan Lazio berakhir dan selama menangani Nerazzuri pada 34 pertandingan Liga Italia, ia menorehkan 21 kemenangan, sembilan hasil imbang dan menelan empat kekalahan, serta mencatatkan rata-rata 2,12 poin per laga.
Pewarta : Aldi Sultan
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Inzaghi : Laga Inter Milan kontra Napoli bukan penentu gelar juara Liga Italia
01 March 2025 5:41 WIB
Liga Champions - Inzaghi nilai Atletico tampil berbeda ketika bermain di Stadion Wanda Metropolitano Madrid
13 March 2024 6:21 WIB, 2024
Liga Champions - Inzaghi : Inter Milan mestinya menang dengan skor besar lawan Atletico
21 February 2024 7:33 WIB, 2024
Terpopuler - Umum
Lihat Juga
Ini alasan pelatih PSM setelah dibantai Bali United 0-2, ungkap makna Ewako
10 January 2026 6:45 WIB