Jembatan Ambruk Berkah Penarik Ojek
Senin, 9 Juli 2012 12:57 WIB
Pinrang, Sulsel (ANTARA News) - Musibah ambruknya jembatan darurat di Desa Bamba Kecamatan Batu Lappa, Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan (Sulsel), membawa berkah bagi puluhan penarik ojek di wilayah itu.
"Peristiwa ambruknya jembatan ini menjadi berkah bagi kami hasil pendapatan naik berlipat ganda,"kata Dullah, salah seorang penarik ojek di Pinrang, Senin.
Menurutnya, jika selama ini pendapatan penarik ojek haya Rp75.000/hari, namun pendapatan saat ini mencapai rp300.000/hari semenjak ambruknya jembatan itu.
"Bukan kami yang mencari penumpang, tetapi penumpang yang memburu penarik ojek. Bahkan, harga satu kali muat tak ditawar hingga Rp15.000/orang. Jika ada barang bawaan oleh penumpang maka harganya pasti bertambah hingga Rp10.000,"kata dia.
Dulla mengatakan, bukan hanya komunitas penarik ojek yang memanfaatkan momentum ini, namun sebagian yang selama ini berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut menarik ojek.
"Nyaris semua warga yang berada di dekat lokasi jembatan ikut menarik ojek dan bahkan PNS pun melakukan aktifitas ymenarik ojek saat malam hari hingga subuh dini hari,"katannya.
Meski mendapat penghasilan yang tinggi kata dia, pemerintah diharapkan segera melakukan interfensi kepada kontraktor agar akses jembatan ini bisa dilalui kendaraan.
"Kita tentu prihatin atas musibah ambruknya jembatan karena berdampak pada aktifitas ekonomi masyarakat,"katanya.
Bukan hanya penarik ojek yang mendapat berkah, namun masyarakat setempat yang ikut membuka warung dadakan juga ketibang rejeki.
"Momentum amburknya jembatan penghubung ini dimanfaatkan oleh warga lainnya dengan membangun warung dadakan,"kata dia.
Hingga saat ini kata dia, jumlah penumpang yang menggunakan bis dari dua arah berlawanan terus terjadi hingga memadati ruas jalan Trans Sulawesi bagian barat itu menjadi macet.
"Kita belum tahu sampai kapan pekerjaan jembatan darurat itu kembali berfungsi. Namun begitu, kami kehendaki agar kondisi akses jalan ini cepat membaik sehingga tidak merugikan masyarakat umum,"harapnya.
(T.KR-ACO/S016)
"Peristiwa ambruknya jembatan ini menjadi berkah bagi kami hasil pendapatan naik berlipat ganda,"kata Dullah, salah seorang penarik ojek di Pinrang, Senin.
Menurutnya, jika selama ini pendapatan penarik ojek haya Rp75.000/hari, namun pendapatan saat ini mencapai rp300.000/hari semenjak ambruknya jembatan itu.
"Bukan kami yang mencari penumpang, tetapi penumpang yang memburu penarik ojek. Bahkan, harga satu kali muat tak ditawar hingga Rp15.000/orang. Jika ada barang bawaan oleh penumpang maka harganya pasti bertambah hingga Rp10.000,"kata dia.
Dulla mengatakan, bukan hanya komunitas penarik ojek yang memanfaatkan momentum ini, namun sebagian yang selama ini berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ikut menarik ojek.
"Nyaris semua warga yang berada di dekat lokasi jembatan ikut menarik ojek dan bahkan PNS pun melakukan aktifitas ymenarik ojek saat malam hari hingga subuh dini hari,"katannya.
Meski mendapat penghasilan yang tinggi kata dia, pemerintah diharapkan segera melakukan interfensi kepada kontraktor agar akses jembatan ini bisa dilalui kendaraan.
"Kita tentu prihatin atas musibah ambruknya jembatan karena berdampak pada aktifitas ekonomi masyarakat,"katanya.
Bukan hanya penarik ojek yang mendapat berkah, namun masyarakat setempat yang ikut membuka warung dadakan juga ketibang rejeki.
"Momentum amburknya jembatan penghubung ini dimanfaatkan oleh warga lainnya dengan membangun warung dadakan,"kata dia.
Hingga saat ini kata dia, jumlah penumpang yang menggunakan bis dari dua arah berlawanan terus terjadi hingga memadati ruas jalan Trans Sulawesi bagian barat itu menjadi macet.
"Kita belum tahu sampai kapan pekerjaan jembatan darurat itu kembali berfungsi. Namun begitu, kami kehendaki agar kondisi akses jalan ini cepat membaik sehingga tidak merugikan masyarakat umum,"harapnya.
(T.KR-ACO/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas temukan 15 titik korban di bawah runtuhan Ponpes Al Khoziny yang ambruk
01 October 2025 12:40 WIB
Mushala pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo ambruk saat ratusan santri shalat
29 September 2025 22:22 WIB
Kemlu : Tidak ada WNI menjadi korban dalam insiden jembatan ambruk Baltimore AS
28 March 2024 8:32 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Panitia MTQ Korpri Nasional 2026 menyiapkan 12 lomba di Makassar dan Pangkep
15 February 2026 22:49 WIB
Pemkot Makassar imbau spirit perjuangan Gaza jadi inspirasi ASN berkinerja
15 February 2026 12:48 WIB
Kodaeral VI bersihkan pantai Kepulauan Selayar dukung program Infonesia ASRI
14 February 2026 5:15 WIB
Wali Kota Makassar: Pembangunan jembatan di Romang Tanganyya agar siswa tidak naik sampan
13 February 2026 20:35 WIB