Makassar (ANTARA) - Envision Group menjajaki kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupaten Bantaeng dengan 67 titik.

Penjajakan kerja sama ini ditandai dengan kehadiran Indonesia Region Senior Development Manager, Hermanto bersama dengan Senior Development Manager Envision Group, Nico Li.

Berdasarkan keterangan yang diterima di Makassar, Kamis, keduanya memaparkan potensi tenaga angin yang direkam melalui teknologi satelit yang mereka sebut dengan nama Greenwich di hadapan Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin di Bantaeng.

"Melalui greenwich ini, kita bisa melihat seperti apa potensi tenaga angin di Bantaeng. Oleh karena itu, kami berencana mengembangkan PLTB di Kabupaten Bantaeng ini," jelas Hermanto.

Envision Group merupakan perusahaan teknologi hijau terkemuka di dunia, serta mitra teknologi nol karbon. Perusahaan ini telah berpengalaman membangun PLTB dan membangun kawasan industri nol karbon di sejumlah negara, seperti India, Paris dan Singapura.

Hermanto mengatakan, secara umum, Bantaeng memiliki potensi tenaga angin yang baik.

Dia menyebut, jika kerja sama ini berjalan lancar, maka Bantaeng bisa memiliki 67 titik PLTB yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Bantaeng.

"Dengan potensi yang ada itu, maka Bantaeng bisa memberikan suplai sebanyak 867 MWH energi listrik," ungkap dia.

Ada berbagai kelebihan dari kerja sama yang terjalin ini. Dia menyebut salah satunya saat proyek ini dimulai, maka Envision akan mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga kerja.

Dari jumlah itu sebanyak 70 hingga 80 persen di antaranya adalah tenaga kerja lokal.

"Jika proyek ini selesai, sebanyak 50 orang tenaga kerja lokal akan dipertahankan untuk berpartisipasi memelihara ladang angin pada tahap selanjutnya," jelas dia.

Tidak hanya itu, jika proyek ini selesai tentu akan memberikan manfaat terhadap pertumbuhan ekonomi dan pendapatan asli daerah (PAD) Bantaeng. Dia menyebut, potensi PPN dari 867 MWH itu bisa mencapai Rp86,61 miliar per tahun.

"Sedangkan PPH itu mencapai 20 persen dari keuntungan bersih perusahaan per tahun," jelas dia.

Sebanyak 67 tower PLTB yang dibangun ini akan memiliki nilai investasi hingga Rp6,7 triliun. Nilai investasi ini akan memberikan dampak positif terhadap sosial ekonomi masyarakat di Bantaeng.

"Kita juga ingin berpartisipasi untuk mengembangkan kawasan industri Bantaeng yang nol karbon. Dengan keberadaan PLTB ini, maka investasi-investasi lainnya akan masuk di Bantaeng karena melihat Bantaeng sebagai kawasan industri yang ramah lingkungan," jelas dia.

Bupati Bantaeng DR Ilham Azikin menyambut baik rencana kehadiran Envision Group di Kabupaten Bantaeng. Dia menyebut, Bantaeng adalah daerah yang terbuka untuk semua peluang investasi.

Dia mengaku menarik dengan rencana pengembangan PLTB di Bantaeng. Dia bahkan menyarankan untuk bisa merancang pembangunan PLTB di kawasan lepas pantai Bantaeng (Out Source).

Dia juga mengaku, akan membantu pihak Envision untuk mewujudkan pembangunan PLTB ini. Ilham Azikin kemudian mengajak kepada pihak Envision untuk menyampaikan hal-hal yang dibutuhkan untuk pengembangan proyek ini.

"Silahkan sampaikan apa-apa yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek ini. Kami akan terbuka lebar untuk membantu proses pelaksanaan proyek ini," jelas dia.

 

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2024