Sigi Waspadai Belasan Titik Longsor
Senin, 21 Januari 2013 15:32 WIB
Palu (ANTARA News) - Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, mewaspadai belasan titik longsor di sepanjang jalan di Kecamatan Kulawi terkait curah hujan yang masih tinggi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Resmin Laze di Sigi, Senin, mengatakan belasan titik longsor itu sebagian besar di pinggir jalan yang sering dilewati warga dari Kota Palu menuju Kulawi atau sebaliknya.
"Ada juga yang berada di sekitar permukiman warga sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaan," katanya.
Resmin mengatakan kondisi geografis Kabupaten Sigi yang berbukit-bukit membuat daerah ini rentan terjadi tanah longsor.
Dia mengimbau warga yang berada di sekitar titik rawan longsor untuk waspada terutama saat terjadi hujan deras.
Saat ini sejumlah longsor ringan juga terjadi di beberapa titik di Kulawi namun tidak sempat mengganggu arus transportasi.
Menurutnya, salah satu penyebab tanah longsor adalah semakin maraknya pengundulan hutan baik dari pembukaan lahan pertanian atau praktik penebangan pohon.
Pada akhir 2011, bencana banjir dan tanah longsor melanda Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, yang menyebabkan enam orang tewas dan ratusan rumah rusak parah.
Sementara pada Agustus 2012 Kabupaten Sigi dilanda gempa bumi berkekuatan 6,2 pada Skala Richter yang mengakibatkan lima orang tewas dan 41 orang terluka tertimpa reruntuhan bangunan.
Gempa tersebut juga menimbulkan tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Lindu, Gumbasa dan Kulawi.
(T.R026/Z003)
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi Resmin Laze di Sigi, Senin, mengatakan belasan titik longsor itu sebagian besar di pinggir jalan yang sering dilewati warga dari Kota Palu menuju Kulawi atau sebaliknya.
"Ada juga yang berada di sekitar permukiman warga sehingga perlu ditingkatkan kewaspadaan," katanya.
Resmin mengatakan kondisi geografis Kabupaten Sigi yang berbukit-bukit membuat daerah ini rentan terjadi tanah longsor.
Dia mengimbau warga yang berada di sekitar titik rawan longsor untuk waspada terutama saat terjadi hujan deras.
Saat ini sejumlah longsor ringan juga terjadi di beberapa titik di Kulawi namun tidak sempat mengganggu arus transportasi.
Menurutnya, salah satu penyebab tanah longsor adalah semakin maraknya pengundulan hutan baik dari pembukaan lahan pertanian atau praktik penebangan pohon.
Pada akhir 2011, bencana banjir dan tanah longsor melanda Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, yang menyebabkan enam orang tewas dan ratusan rumah rusak parah.
Sementara pada Agustus 2012 Kabupaten Sigi dilanda gempa bumi berkekuatan 6,2 pada Skala Richter yang mengakibatkan lima orang tewas dan 41 orang terluka tertimpa reruntuhan bangunan.
Gempa tersebut juga menimbulkan tanah longsor di tiga kecamatan, yakni Lindu, Gumbasa dan Kulawi.
(T.R026/Z003)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menko PMK: Seluruh RSUD di Aceh , Sumut dan Sumbar sudah beroperasi layani masyarakat
29 December 2025 13:36 WIB
Wapres Gibran pastikan pemerintah bangun hunian tetap bagi korban bencana Sumetera
23 December 2025 5:46 WIB
Pascabanjir bandang, Wahdah Islamiyah buka posko kemanusiaan di Aceh Tamiang
10 December 2025 6:17 WIB
Tim Medis Sulsel layani korban bencana banjir dan longsor di Sumatera hingga di pengungsian
05 December 2025 21:48 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB