Monte Carlo Masters - Juara bertahan Tsitsipas kalah lawan Fritz
Sabtu, 15 April 2023 6:40 WIB
ilustrasi - Bola resmi turnamen tenis dengan bayang-bayang seorang pemain tenis diatas tanah. ANTARA/Shutterstock/pri.
Jakarta (ANTARA) - Upaya Stefanos Tsitsipas untuk meraih gelar Monte Carlo Masters yang ketiga berturut-turut berakhir setelah kekalahan dua set langsung dari petenis Amerika Taylor Fritz pada perempat final, Jumat waktu setempat.
Unggulan kedua Tsitsipas mencatatkan kemenangan beruntun 12 pertandingan di turnamen tersebut tetapi kalah 2-6, 4-6 hanya dalam waktu 70 menit.
Fritz akan menghadapi petenis Rusia Andrey Rublev pada babak empat besar ketika dia berusaha mencapai final turnamen lapangan tanah liat untuk pertama kalinya.
"Saya pikir level saya hari ini sangat tinggi. Saya pikir saya memainkan pertandingan yang sangat bagus. Mengalahkan dia di sini memberi saya banyak kepercayaan diri," kata Fritz, seperti disiarkan AFP.
"Itu memberi saya kepastian yang perlu saya ketahui bahwa saya bisa bermain bagus di lapangan tanah liat."
Kemenangan Fritz adalah yang pertama melawan Tsitsipas setelah tiga kekalahan sebelumnya dari petenis Yunani itu, termasuk lima set menegangkan di Australian Open tahun lalu.
Petenis peringkat 10 dunia -- yang mencapai peringkat lima, tertinggi dalam kariernya awal tahun ini -- itu melaju ke semifinal Masters ketiganya, dua lainnya terjadi di Indian Wells di mana dia memenangi gelar pada 2022.
Runner-up Australian Open Tsitsipas menjadi favorit untuk memenangi turnamen setelah Novak Djokovic secara mengejutkan tersingkir di babak 16 besar di tangan Lorenzo Musetti, Kamis.
Namun, dia membuat awal yang buruk melawan Fritz, tertinggal 4-0 di set pembuka dan tidak pernah bisa mengubah momentum.
Unggulan kedelapan Fritz mengamankan break krusial pada gim kesembilan set kedua dan meraih kemenangan.
"Servis saya tidak bekerja dengan baik hari ini, dan melawan lawan seperti Taylor, Anda harus melakukan servis dengan baik," kata Tsitsipas.
Tsitsipas berjuang untuk mendapatkan performa terbaiknya setelah mengalami cedera bahu sejak kekalahannya dari Djokovic di final Australian Open.
Petenis nomor tiga dunia itu masih menunggu gelar Grand Slam pertamanya. Dia akan menjadi salah satu pesaing utama French Open bulan depan.
"Saya tidak akan pernah membayangkan diri saya menghadapi cedera seperti itu," ujar Tsitsipas.
"Itu mungkin hal terakhir yang dapat saya pikirkan dalam hal cedera tenis. Mungkin cedera terburuk yang saya alami di lapangan tenis sejauh ini," imbuhnya.
Unggulan kedua Tsitsipas mencatatkan kemenangan beruntun 12 pertandingan di turnamen tersebut tetapi kalah 2-6, 4-6 hanya dalam waktu 70 menit.
Fritz akan menghadapi petenis Rusia Andrey Rublev pada babak empat besar ketika dia berusaha mencapai final turnamen lapangan tanah liat untuk pertama kalinya.
"Saya pikir level saya hari ini sangat tinggi. Saya pikir saya memainkan pertandingan yang sangat bagus. Mengalahkan dia di sini memberi saya banyak kepercayaan diri," kata Fritz, seperti disiarkan AFP.
"Itu memberi saya kepastian yang perlu saya ketahui bahwa saya bisa bermain bagus di lapangan tanah liat."
Kemenangan Fritz adalah yang pertama melawan Tsitsipas setelah tiga kekalahan sebelumnya dari petenis Yunani itu, termasuk lima set menegangkan di Australian Open tahun lalu.
Petenis peringkat 10 dunia -- yang mencapai peringkat lima, tertinggi dalam kariernya awal tahun ini -- itu melaju ke semifinal Masters ketiganya, dua lainnya terjadi di Indian Wells di mana dia memenangi gelar pada 2022.
Runner-up Australian Open Tsitsipas menjadi favorit untuk memenangi turnamen setelah Novak Djokovic secara mengejutkan tersingkir di babak 16 besar di tangan Lorenzo Musetti, Kamis.
Namun, dia membuat awal yang buruk melawan Fritz, tertinggal 4-0 di set pembuka dan tidak pernah bisa mengubah momentum.
Unggulan kedelapan Fritz mengamankan break krusial pada gim kesembilan set kedua dan meraih kemenangan.
"Servis saya tidak bekerja dengan baik hari ini, dan melawan lawan seperti Taylor, Anda harus melakukan servis dengan baik," kata Tsitsipas.
Tsitsipas berjuang untuk mendapatkan performa terbaiknya setelah mengalami cedera bahu sejak kekalahannya dari Djokovic di final Australian Open.
Petenis nomor tiga dunia itu masih menunggu gelar Grand Slam pertamanya. Dia akan menjadi salah satu pesaing utama French Open bulan depan.
"Saya tidak akan pernah membayangkan diri saya menghadapi cedera seperti itu," ujar Tsitsipas.
"Itu mungkin hal terakhir yang dapat saya pikirkan dalam hal cedera tenis. Mungkin cedera terburuk yang saya alami di lapangan tenis sejauh ini," imbuhnya.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Miami Open 2023 - Tsitsipas mulai penampilannya dengan kemenangan atas Cristian Garin
28 March 2023 6:18 WIB, 2023
Petenis Denmark Holger Rune juarai turnamen Stockholm usai taklukkan Tsitsipas
24 October 2022 5:49 WIB, 2022
Astana Open 2022 - Tsitsipas bangkit dari ketertinggalan untuk capai final
08 October 2022 21:52 WIB, 2022
US Open 2022 - Tsitsipas tersingkir di babak pertama usai ditaklukkan petenis kualifikasi
30 August 2022 12:48 WIB, 2022
Cincinnati Masters 2022 - Boma Coric juara setelah kalahkan Stefanos Tsitsipas
22 August 2022 11:16 WIB, 2022
Kemenangan di Mallorca bukti Tsitsipas mampu berlaga di lapangan rumput
27 June 2022 13:59 WIB, 2022
Wimbledon 2022 - Tsitsipas semakin antusias usai rebut gelar di lapangan rumput Mallorca
26 June 2022 9:29 WIB, 2022
French Open 2022 - Tsitsipas selamat dari ketakutan pada putaran pertama
25 May 2022 10:30 WIB, 2022
Terpopuler - Cabang Olahraga
Lihat Juga
Barcelona resmi perpanjangan kontrak gelandang serang Fermin Lopez hingga 2031
07 February 2026 4:48 WIB