Polisi menemukan mayat tanpa identitas di Kendari
Rabu, 19 Juli 2023 18:17 WIB
Mayat yang ditemukan saat dibawa ke RS Bhayangkara Kendari. (Antara/La Ode Muh Deden Saputra)
Kendari (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari menemukan mayat tanpa identitas di Jalan Z.A. Sugianto, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu sekitar pukul 11.30 WITA.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kendari AKP Fitrayadi di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa mayat tanpa identitas tersebut ditemukan mengapung di sungai belakang Rumah Makan Sarapo oleh salah seorang warga.
"Benar pada hari ini telah ditemukan mayat laki-laki identitas belum diketahui di Jalan Z.A. Sugianto Kelurahan. Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari," kata Fitrayadi.
Ia membeberkan mayat tanpa identitas tersebut berjenis kelamin laki-laki dan memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 175 sentimeter, badan kekar, wajah bulat, dan bentuk hidung bulat kecil.
"Juga memiliki dagu berat, telinga bulat, rambut berwarna hitam, dan memiliki gigi yang tidak rata," jelas Fitrayadi.
Dia menyebutkan bahwa adapun ciri-ciri lain yang dimiliki korban, yaitu bahwa korban memiliki cambang, berkumis tipis, menggunakan celana pendek berwarna hitam dengan tulisan Most, celana dalam merk Maskuling bertulisan merah, serta betis dan lengan berbulu lebat.
Kasat Reskrim Polresta Kendari itu menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi bernama Iswayudin (45), dirinya melihat mayat tersebut saat sedang memancing ikan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Saksi menyebutkan bahwa saat dirinya hendak memancing di belakang Rumah Makan Sarapo atau ketika saksi menurunkan pancingnya tiba-tiba melihat sosok mayat laki-laki yang melintas terbawa arus," ungkap Fitrayadi.
Saat melihat hal itu, lanjutnya, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.
"Sedangkan mayat tersebut masih terbawa arus, selanjutnya warga berhasil menghentikan mayat tersebut yang terbawa arus di samping RSUD Kota Kendari," ucap Fitrayadi.
Mantan Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan itu menuturkan bahwa usai menerima laporan penemuan mayat tersebut, pihaknya langsung mendatangi dan mengamankan TKP, serta mencari saksi-saksi, dan membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut.
"Penyebab kematian belum dapat kami sampaikan karena belum dilakukan pemeriksaan medis terhadap mayat," sebutnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kendari AKP Fitrayadi di Kendari, Rabu, mengatakan bahwa mayat tanpa identitas tersebut ditemukan mengapung di sungai belakang Rumah Makan Sarapo oleh salah seorang warga.
"Benar pada hari ini telah ditemukan mayat laki-laki identitas belum diketahui di Jalan Z.A. Sugianto Kelurahan. Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari," kata Fitrayadi.
Ia membeberkan mayat tanpa identitas tersebut berjenis kelamin laki-laki dan memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 175 sentimeter, badan kekar, wajah bulat, dan bentuk hidung bulat kecil.
"Juga memiliki dagu berat, telinga bulat, rambut berwarna hitam, dan memiliki gigi yang tidak rata," jelas Fitrayadi.
Dia menyebutkan bahwa adapun ciri-ciri lain yang dimiliki korban, yaitu bahwa korban memiliki cambang, berkumis tipis, menggunakan celana pendek berwarna hitam dengan tulisan Most, celana dalam merk Maskuling bertulisan merah, serta betis dan lengan berbulu lebat.
Kasat Reskrim Polresta Kendari itu menjelaskan bahwa menurut keterangan saksi bernama Iswayudin (45), dirinya melihat mayat tersebut saat sedang memancing ikan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
"Saksi menyebutkan bahwa saat dirinya hendak memancing di belakang Rumah Makan Sarapo atau ketika saksi menurunkan pancingnya tiba-tiba melihat sosok mayat laki-laki yang melintas terbawa arus," ungkap Fitrayadi.
Saat melihat hal itu, lanjutnya, saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.
"Sedangkan mayat tersebut masih terbawa arus, selanjutnya warga berhasil menghentikan mayat tersebut yang terbawa arus di samping RSUD Kota Kendari," ucap Fitrayadi.
Mantan Kasat Reskrim Polres Konawe Selatan itu menuturkan bahwa usai menerima laporan penemuan mayat tersebut, pihaknya langsung mendatangi dan mengamankan TKP, serta mencari saksi-saksi, dan membawa mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk melakukan pemeriksaan terhadap mayat tersebut.
"Penyebab kematian belum dapat kami sampaikan karena belum dilakukan pemeriksaan medis terhadap mayat," sebutnya.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kerangka manusia dan batik SMUN 15 Biak Kota ditemukan di Hutan Sawoo Ponorogo
08 November 2025 17:32 WIB
Polresta Tangerang tangani kasus penemuan mayat terbungkus kasur di Cikupa
11 November 2024 14:29 WIB, 2024
Penyidik Polri temukan indikasi penganiayaan pada kasus penemuan mayat guru TK
10 August 2022 15:52 WIB, 2022
Polisi tangkap pasangan sejoli terkait penemuan jasad di Tol Tangerang-Merak
03 June 2022 17:52 WIB, 2022
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
Kelompok bermuatan politik dan berupaya membuat kekacauan terpantau ada di Sulsel
28 May 2026 5:15 WIB