Panwaslu kecamatan hingga desa di Gowa dibekali pendidikan politik
Sabtu, 9 Desember 2023 8:36 WIB
Suasana kegiatan Pendidikan Politik dan Demokrasi diselenggarakan Bawaslu Kabupaten Gowa di Hotel Mercy Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (8/12/2023). ANTARA/HO-Dokumentasi
Makassar (ANTARA) - Pengawas pemilu (Panwaslu) tingkat kecamatan, kelurahan dan desa serta perwakilan dari Organisasi Masyarakat di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan (Sulsel) dibekali pendidikan politik dan demokrasi untuk menjalankan tugasnya antara lain memberikan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
"Kami mengapresiasi kegiatan seperti ini karena sebagai antisipasi letak Kabupaten Gowa sebagai daerah Interland di Sulsel," kata Kepala Divisi Humas dan Datin Bawaslu Sulsel Alamsyah di Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Pengawasan Bawaslu Gowa Abdul Basit menyampaikan bahwa sejumlah pihak terkait yang menjadi mitra Bawaslu dalam hal pengawasan partisipatif dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
"Tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan partisipasi Pemilu serentak 2024," ujar Abdul Basit yang merangkap sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
Ia berharap semua pihak utamanya para pengawas Pemilu dapat memberi edukasi positif kepada masyarakat untuk ikut serta menyalurkan hak pilihnya sehingga partisipasi pemilih pada Pemilu tahun depan meningkat dari Pemilu lalu.
Sedangkan, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa Juanto mengatakan urgensi dari kegiatan itu yakni untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu.
"Hadirnya elemen seperti ini dalam pengawasan partisipatif sangat dibutuhkan mengingat kuantitas pengawas di Bawaslu dan jajaran tidak sebanding dengan Caleg (Calon Legislatif) yang berkontestasi pada Pileg 2024," katanya.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua Bawaslu Gowa Saparuddin, Koordiv SDM Bawaslu Gowa Muhtar Muis, dan Koordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gowa Suhardi Kamaluddin.
"Kami mengapresiasi kegiatan seperti ini karena sebagai antisipasi letak Kabupaten Gowa sebagai daerah Interland di Sulsel," kata Kepala Divisi Humas dan Datin Bawaslu Sulsel Alamsyah di Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Pengawasan Bawaslu Gowa Abdul Basit menyampaikan bahwa sejumlah pihak terkait yang menjadi mitra Bawaslu dalam hal pengawasan partisipatif dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
"Tujuan dari kegiatan ini untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan partisipasi Pemilu serentak 2024," ujar Abdul Basit yang merangkap sebagai Ketua Panitia Pelaksana.
Ia berharap semua pihak utamanya para pengawas Pemilu dapat memberi edukasi positif kepada masyarakat untuk ikut serta menyalurkan hak pilihnya sehingga partisipasi pemilih pada Pemilu tahun depan meningkat dari Pemilu lalu.
Sedangkan, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gowa Juanto mengatakan urgensi dari kegiatan itu yakni untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan pemilu.
"Hadirnya elemen seperti ini dalam pengawasan partisipatif sangat dibutuhkan mengingat kuantitas pengawas di Bawaslu dan jajaran tidak sebanding dengan Caleg (Calon Legislatif) yang berkontestasi pada Pileg 2024," katanya.
Dalam kegiatan itu, turut hadir Ketua Bawaslu Gowa Saparuddin, Koordiv SDM Bawaslu Gowa Muhtar Muis, dan Koordiv Penyelesaian Sengketa Bawaslu Gowa Suhardi Kamaluddin.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Gowa targetkan konversi 150 ton sampah jadi energi terbarukan lewat PSEL
04 April 2026 20:54 WIB
Gubernur Sulsel: Tantangan terbesar program imunisasi adalah mindset orang tua
02 April 2026 21:18 WIB
Terpopuler - Politik
Lihat Juga
Prabowo bangga pada Sugianto, penyelamat tujuh lansia dari kebakaran di Korsel
02 April 2026 13:37 WIB
Kemhan beli pesawat tempur KAAN dari Turki dengan skema pinjaman luar negeri
02 April 2026 10:01 WIB
Anggota DPR RI kecam serangan Israel di Lebanon tewaskan seorang prajurit TNI
30 March 2026 20:41 WIB