Australian Open 2024 - Fritz kalahkan Tsitsipas untuk hadapi Djokovic di perempat final
Minggu, 21 Januari 2024 19:53 WIB
Arsip - Petenis Taylor Fritz bereaksi usai mengalahkan Aleksandar Vukic dari Australia di final ATP Atlanta Open di Atlantic Station di Atlanta, Georgia, AS, Minggu (30/7/2023). ANTARA/AFP/Getty Images/Brett Davis/aa.
Jakarta (ANTARA) - Unggulan ke-12 asal Amerika Taylor Fritz menyingkirkan runner-up Australian Open tahun lalu Stefanos Tsitsipas dari turnamen tersebut, Minggu, untuk melaju ke perempat final dan menantang juara bertahan Novak Djokovic.
Pertandingan berlangsung ketat pada dua set pembuka. Namun, Fritz meningkatkan kecepatannya dengan mengalahkan unggulan ketujuh asal Yunani itu 7-6(7/3), 5-7, 6-3, 6-3 dalam waktu tiga jam.
Fritz mengatakan kuncinya adalah "mempercayai pukulan," ditambah dengan servis yang baik sepanjang pertandingan.
Petenis berusia 26 tahun memiliki catatan menang kalah 0-8 dalam pertemuan head to head dengan Djokovic, namun dia mengatakan performanya telah meningkat dan menikmati pertarungan melawan unggulan teratas.
"Saat saya memainkannya, saya belum menunjukkan level terbaik saya dan Anda perlu melakukannya jika ingin melengkapinya dengan seseorang seperti Djokovic," kata Fritz seperti disiarkan AFP, Minggu.
Set pertama yang berjalan ketat berlanjut dengan tiebreak, di mana Fritz dengan cepat memimpin dan tidak melepaskan keunggulannya.
Set kedua giliran Tsitsipas merebut untuk menyamakan kedudukan 7-5.
Fritz mematahkan servis dua kali pada set ketiga untuk unggul dan mengulangi hal tersebut pada set keempat, memenangi empat gim terakhir untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, Djokovic, yang melaju ke perempat final setelah mengalahkan unggulan ke-20 Adrian Mannarino 6-0, 6-0, 6-3, merasa tekanan saat latihan dan pertandingan berkurang musim ini.
Namun, ia tetap punya tekad yang besar untuk memenangi Australian Open meski kini berusia 36 tahun.
"Anda bisa melihatnya bahkan sampai hari ini. Saya unggul 6-0. Itu adalah pertandingan yang panjang, dan saya seperti melanjutkan diskusi, diskusi panas, dengan tim saya," ujar Djokovic.
"Saya selalu mencari penampilan terbaik dari diri saya, jadi saya berusaha keras setiap hari untuk mewujudkannya. Ketika hal itu tidak terjadi, saya frustrasi."
"Masih ada. Bara apinya masih menyala. Saya pikir itulah yang memungkinkan saya berada di tempat saya sekarang dan mencapai hal-hal yang telah saya capai."
Pertandingan berlangsung ketat pada dua set pembuka. Namun, Fritz meningkatkan kecepatannya dengan mengalahkan unggulan ketujuh asal Yunani itu 7-6(7/3), 5-7, 6-3, 6-3 dalam waktu tiga jam.
Fritz mengatakan kuncinya adalah "mempercayai pukulan," ditambah dengan servis yang baik sepanjang pertandingan.
Petenis berusia 26 tahun memiliki catatan menang kalah 0-8 dalam pertemuan head to head dengan Djokovic, namun dia mengatakan performanya telah meningkat dan menikmati pertarungan melawan unggulan teratas.
"Saat saya memainkannya, saya belum menunjukkan level terbaik saya dan Anda perlu melakukannya jika ingin melengkapinya dengan seseorang seperti Djokovic," kata Fritz seperti disiarkan AFP, Minggu.
Set pertama yang berjalan ketat berlanjut dengan tiebreak, di mana Fritz dengan cepat memimpin dan tidak melepaskan keunggulannya.
Set kedua giliran Tsitsipas merebut untuk menyamakan kedudukan 7-5.
Fritz mematahkan servis dua kali pada set ketiga untuk unggul dan mengulangi hal tersebut pada set keempat, memenangi empat gim terakhir untuk meraih kemenangan.
Sementara itu, Djokovic, yang melaju ke perempat final setelah mengalahkan unggulan ke-20 Adrian Mannarino 6-0, 6-0, 6-3, merasa tekanan saat latihan dan pertandingan berkurang musim ini.
Namun, ia tetap punya tekad yang besar untuk memenangi Australian Open meski kini berusia 36 tahun.
"Anda bisa melihatnya bahkan sampai hari ini. Saya unggul 6-0. Itu adalah pertandingan yang panjang, dan saya seperti melanjutkan diskusi, diskusi panas, dengan tim saya," ujar Djokovic.
"Saya selalu mencari penampilan terbaik dari diri saya, jadi saya berusaha keras setiap hari untuk mewujudkannya. Ketika hal itu tidak terjadi, saya frustrasi."
"Masih ada. Bara apinya masih menyala. Saya pikir itulah yang memungkinkan saya berada di tempat saya sekarang dan mencapai hal-hal yang telah saya capai."
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
French Open 2023 - Fritz bungkam penonton, akhiri harapan Prancis di Roland Garros
02 June 2023 9:37 WIB, 2023
ATP Finals - Ruud amankan tempat di semifinal usai kalahkan Taylor Fritz
16 November 2022 8:46 WIB, 2022
Wimbledon 2022 - Rafael Nadal ke semifinal setelah berjuang atasi cedera
07 July 2022 6:32 WIB, 2022