Pelindo Group Makassar latih nelayan soal manajemen koperasi
Rabu, 8 Mei 2024 22:17 WIB
Suasana pihak PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group Wilayah kerja Makassar melatih manajemen koperasi untuk Teman Nelayan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di sekitar wilayah Proyek Strategis Nasional (PSN). Antara/HO-SPJM
Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group Wilayah Kerja Makassar, Sulawesi Selatan, mengadakan pelatihan tentang manajemen koperasi untuk nelayan sebagai upaya hadir di tengah masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
"Sasaran kami khususnya di proyek pembangunan TPK New Makassar 2 atau yang biasa disebut dengan Makassar New Port (MNP) sebagai mandat Proyek Strategis Nasional (PSN)," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis di Makassar, Rabu.
Program tersebut, lanjut dia, dilakukan secara kolaborasi Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, yakni Regional 4 bersama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menggelar Pelatihan Manajemen Koperasi bagi Pengurus Koperasi Nelayan Kelurahan Kaluku Bodoa, Cambaya, Buloa dan Kelurahan Tallo di Kota Makassar.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL merupakan salah satu program perusahaan yang wajib untuk dipenuhi dan dijalankan setiap tahun dan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di area lingkungan kerja Perusahaan,” jelas Azis.
Dia mengatakan, Program TJSL Pelindo Regional 4 fokus pada tiga bidang, yakni pendidikan, UMKM, serta bina lingkungan.
Khusus yang dilakukan pada kesempatan ini adalah bidang UMKM, yaitu memberikan pelatihan manajemen koperasi kepada pengurus koperasi nelayan di empat kelurahan di sekitar aktivitas bisnis perusahaan.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Basri Alam menambahkan, program yang dilaksanakan pada Sabtu (4/5) dikenal sebagai Program Teman Nelayan yang merupakan salah satu inisiatif pembinaan masyarakat pesisir yang berada di sekitar area kerja Pelindo Group di wilayah Makassar.
“Tujuannya adalah untuk mendukung kesejahteraan nelayan di sekitar Makassar New Port atau TPK New Makassar 2,” katanya.
Dia juga menekankan bahwa program TJSL difokuskan pada manfaat bersama untuk memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat.
Salah satu program berkelanjutan yang ditekankan adalah pembinaan koperasi karena keberadaannya dapat membantu perekonomian para nelayan di sekitar wilayah kerja Pelindo.
Sementara itu, Ketua Koperasi Nelayan Buloa, Rahman mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka untuk memahami manajemen alur kas koperasi.
"Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan koperasi dan meningkatkan profesionalisme pengurus koperasi nelayan dalam mengelola koperasi," ujarnya.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelindo Group Makassar latih nelayan tentang manajemen koperasi
"Sasaran kami khususnya di proyek pembangunan TPK New Makassar 2 atau yang biasa disebut dengan Makassar New Port (MNP) sebagai mandat Proyek Strategis Nasional (PSN)," kata Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis di Makassar, Rabu.
Program tersebut, lanjut dia, dilakukan secara kolaborasi Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar, yakni Regional 4 bersama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) dan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menggelar Pelatihan Manajemen Koperasi bagi Pengurus Koperasi Nelayan Kelurahan Kaluku Bodoa, Cambaya, Buloa dan Kelurahan Tallo di Kota Makassar.
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan komitmen perusahaan terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, dan lingkungan.
“Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL merupakan salah satu program perusahaan yang wajib untuk dipenuhi dan dijalankan setiap tahun dan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, terutama di area lingkungan kerja Perusahaan,” jelas Azis.
Dia mengatakan, Program TJSL Pelindo Regional 4 fokus pada tiga bidang, yakni pendidikan, UMKM, serta bina lingkungan.
Khusus yang dilakukan pada kesempatan ini adalah bidang UMKM, yaitu memberikan pelatihan manajemen koperasi kepada pengurus koperasi nelayan di empat kelurahan di sekitar aktivitas bisnis perusahaan.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4 Basri Alam menambahkan, program yang dilaksanakan pada Sabtu (4/5) dikenal sebagai Program Teman Nelayan yang merupakan salah satu inisiatif pembinaan masyarakat pesisir yang berada di sekitar area kerja Pelindo Group di wilayah Makassar.
“Tujuannya adalah untuk mendukung kesejahteraan nelayan di sekitar Makassar New Port atau TPK New Makassar 2,” katanya.
Dia juga menekankan bahwa program TJSL difokuskan pada manfaat bersama untuk memberikan dampak positif bagi seluruh masyarakat.
Salah satu program berkelanjutan yang ditekankan adalah pembinaan koperasi karena keberadaannya dapat membantu perekonomian para nelayan di sekitar wilayah kerja Pelindo.
Sementara itu, Ketua Koperasi Nelayan Buloa, Rahman mengatakan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi mereka untuk memahami manajemen alur kas koperasi.
"Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan koperasi dan meningkatkan profesionalisme pengurus koperasi nelayan dalam mengelola koperasi," ujarnya.
Berita ini juga telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelindo Group Makassar latih nelayan tentang manajemen koperasi
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pesawat Super Air Jet rute Lombok-Surabaya delay hampir 5 jam di Bandara Lombok
14 February 2026 5:39 WIB
Ketua Presidium AWG Nur Ikhwan Abadi meninggal dunia akibat kecelakaan
01 December 2024 13:08 WIB, 2024
Pemkot Makassar dan Kalla Group kerja sama revitalisasi Taman Hasanuddin
23 September 2024 20:26 WIB, 2024
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Pemkot Makassar perketat pengawasan harga pangan jelang Ramadhan dan Imlek
14 February 2026 5:17 WIB