Gubernur Maluku : PNPM Mandiri Bawa Perubahan Masyarakat
Jumat, 5 Desember 2014 13:10 WIB
Ambon (ANTARA Sulsel) - Gubernur Maluku Said Assagaff menyatakan kehadiran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan telah membawa perubahan pola pikir masyarakat di daerah ini.
"PNPM telah menjadi motor penggerak serta model percontohan bagi pemerintah daerah untuk mendorong keikutsertaan masyarakat dalam seluruh proses perencanaan pembangunan partisipatif yang dilandasi nilai-nilai kegotong royongan," kata Gubernur di Ambon, Jumat.
Gubernur mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda Maluku Angky Renyaan, pada Rapat Evaluasi PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Maluku Tahun 2014.
Menurut dia, sudah saatnya sistem perencanaan PNPM Mandiri Perdesaan dilaksanakan secara terintegrasi dan dijadikan model percontohan untuk diadopsi ke dalam strategi kebijakan perencanaan pembangunan daerah, sehingga tujuan dan sasaran pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
"Upaya ini dapat terlaksana jika kita semua memiliki komitmen disertai rasa tanggungjawab yang tinggi dengan mengedepankan kepentingan masyarakat miskin di atas segala-galanya," katanya.
Gubernur Said mengungkapkan bahwa sesuai hasil evaluasi pencapain progress kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan per 31 Nopember 2014 sampai dengan saat ini, pencairan Dana BLM telah menunjukan nilai capaian sebesar 93,38 persen.
Selanjutnya, penyerapan BLM MP3KI Penguatan baru mencapai 38 persen, sedangkan BLM MP3KI Percepatan sebesar 59,13 persen dan penyerapan dana integrasi sebesar 59 persen.
"Capaian progress tersebut perlu menjadi perhatian serius bersama sehingga rapat evaluasi ini menjadi agenda penting untuk didiskusikan kembali, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," katanya.
Gubernur Said juga berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu Provinsi Maluku dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui PNPM Mandiri Perdesaaan.
"Saya mengharapkan program pemberdayaan ini terus dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah ini, dalam membangun Maluku sejahtera, rukun, relegius, dan berkualitas dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan," ujarnya. Farochah
"PNPM telah menjadi motor penggerak serta model percontohan bagi pemerintah daerah untuk mendorong keikutsertaan masyarakat dalam seluruh proses perencanaan pembangunan partisipatif yang dilandasi nilai-nilai kegotong royongan," kata Gubernur di Ambon, Jumat.
Gubernur mengatakan hal itu dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Setda Maluku Angky Renyaan, pada Rapat Evaluasi PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Maluku Tahun 2014.
Menurut dia, sudah saatnya sistem perencanaan PNPM Mandiri Perdesaan dilaksanakan secara terintegrasi dan dijadikan model percontohan untuk diadopsi ke dalam strategi kebijakan perencanaan pembangunan daerah, sehingga tujuan dan sasaran pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
"Upaya ini dapat terlaksana jika kita semua memiliki komitmen disertai rasa tanggungjawab yang tinggi dengan mengedepankan kepentingan masyarakat miskin di atas segala-galanya," katanya.
Gubernur Said mengungkapkan bahwa sesuai hasil evaluasi pencapain progress kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan per 31 Nopember 2014 sampai dengan saat ini, pencairan Dana BLM telah menunjukan nilai capaian sebesar 93,38 persen.
Selanjutnya, penyerapan BLM MP3KI Penguatan baru mencapai 38 persen, sedangkan BLM MP3KI Percepatan sebesar 59,13 persen dan penyerapan dana integrasi sebesar 59 persen.
"Capaian progress tersebut perlu menjadi perhatian serius bersama sehingga rapat evaluasi ini menjadi agenda penting untuk didiskusikan kembali, sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini," katanya.
Gubernur Said juga berterima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu Provinsi Maluku dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui PNPM Mandiri Perdesaaan.
"Saya mengharapkan program pemberdayaan ini terus dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di daerah ini, dalam membangun Maluku sejahtera, rukun, relegius, dan berkualitas dijiwai semangat siwalima berbasis kepulauan secara berkelanjutan," ujarnya. Farochah
Pewarta : Penina Mayaut
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa magnitudo 5,6 di Ternate akibat deformasi batuan Lempeng Laut Maluku
21 December 2025 22:00 WIB
Gempa magnitudo 5,2 guncang Kepulauan Tanimbar Maluku, tak potensi tsunami
11 November 2025 4:40 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB