Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin secara terbuka dan responsif turun langsung menemui massa aksi yang menyampaikan aspirasi terkait wacana penertiban pedagang Pasar Pabaeng-baeng.
"Tidak ada yang melarang orang berdagang di Kota Makassar. Silakan cari nafkah, silakan berjualan. Tapi jangan cari nafkah di tempat yang memang dilarang dan sesuai aturan," ujar Munafri saat menemui langsung para pendemo di Balai Kota Makassar, Senin.
Didampingi Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Munafri juga memboyong jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk hadir langsung di hadapan para pendemo yang terdiri dari pedagang pasar dan juru parkir.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar itu semakin menegaskan komitmen pemerintah kota dalam membuka ruang dialog yang sehat dan konstruktif.
Dalam suasana dialog yang terbuka, Munafri mendengarkan secara langsung aspirasi, keluhan, serta harapan para pedagang. Tidak sekadar menyerap aspirasi, ia juga menyampaikan penjelasan sekaligus menawarkan solusi atas persoalan yang dihadapi pedagang.
Ia memastikan, seluruh pedagang yang berjualan di dalam area pasar tidak akan diganggu. Pemerintah, kata dia, justru menjamin keamanan dan keberlangsungan usaha para pedagang selama aktivitas dilakukan di lokasi resmi.
"Kalau semuanya masuk ke dalam pasar, tidak mungkin diganggu. Saya pastikan, tidak ada pedagang yang diganggu kalau berjualan di dalam pasar," ujarnya.
Selaku Wali Kota, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar sama sekali tidak melarang masyarakat untuk mencari nafkah dan berdagang.
Namun, aktivitas tersebut harus dilakukan di tempat yang telah disediakan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Appi juga menekankan bahaya berjualan di pinggir jalan yang berpotensi mengancam keselamatan pedagang maupun masyarakat umum. Ia menggambarkan risiko kecelakaan lalu lintas yang bisa terjadi akibat aktivitas jual beli di badan jalan.
"Coba bayangkan kalau kita jualan di pinggir jalan, ada mobil rusak remnya, ada mobil menabrak, bisa mati kita. Ini bukan soal melarang, tapi soal keselamatan kita bersama," jelasnya.
Menurutnya, kemacetan di kawasan Pasar Pabaeng-baeng juga dipicu oleh aktivitas parkir dan jualan yang tidak tertib. Banyak kendaraan parkir melintang, sementara pedagang berjualan hingga ke badan jalan, sehingga akses menjadi sangat sempit.
Untuk itu, Munafri memastikan PD Pasar Makassar akan dilibatkan secara aktif untuk melakukan komunikasi dan penataan secara bertahap agar seluruh pedagang dapat masuk dan berjualan di dalam pasar.
Temui pendemo, Appi: Silakan berdagang tapi bukan di tempat terlarang
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menemui pihak pendemo yang merupakan pedagang dan juru parkir dari Pasar Pabaeng-baeng, Makassar, Senin (12/01/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat menemui pihak pendemo yang merupakan pedagang dan juru parkir dari Pasar Pabaeng-baeng, Makassar, Senin (12/01/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Makassar