Sarundajang pamit akan akhiri jabatan Gubernur Sulut
Senin, 25 Mei 2015 13:12 WIB
Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Manado (ANTARA Sulsel) - Sinyo Harry Sarundajang memanfaatkan momentum sidang paripurna istimewa dalam rangka HUT ke-8 Kota Kotamobagu untuk berpamitan kepada masyarakat karena pada 9 September 2015 akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur Sulawesi Utara.
Pernyataan pamit Gubernur Sarundajang diutarakan dalam sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Kota Kotamobagu pada Sabtu (23/5), seperti dikutip Kabag Humas Setda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jahja Rondonuwu, di Manado, Senin.
Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang menyampaikan permohonan pamit kepada masyarakat dan pemerintah di daerah itu.
"Saya memang memilih menghadiri langsung HUT Kotamobagu kali ini, karena ingin menyampaikan permohonan pamit," kata Sarundajang sambil menambahkan, di daerah lain maksud ini juga sudah disampaikan.
Bagi Sarundajang, Kotamobagu begitu berkesan sebab masa kecil dulu dia lama tinggal di sini.
Menurut dia, masa jabatan selaku Gubernur Sulut dan Wagub Sulut Djouhari Kansil sudah akan berakhir pada 9 September 2015, tongkat estafet ini akan diserahkan kepada pengganti saya, siapa dia, itu belum tahu.
"Karena itu, saya berpesan kepada para elite politik dan elite pemerintahan bahwa dalam membangun daerah ini, harus mampu menjaga kebersamaan serta menghargai para tokoh pejuang dan pendahulu yang pernah menjadi pemimpin Kotamobagu," katanya.
Pernyataan pamit Gubernur Sarundajang diutarakan dalam sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Kota Kotamobagu pada Sabtu (23/5), seperti dikutip Kabag Humas Setda Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Jahja Rondonuwu, di Manado, Senin.
Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang menyampaikan permohonan pamit kepada masyarakat dan pemerintah di daerah itu.
"Saya memang memilih menghadiri langsung HUT Kotamobagu kali ini, karena ingin menyampaikan permohonan pamit," kata Sarundajang sambil menambahkan, di daerah lain maksud ini juga sudah disampaikan.
Bagi Sarundajang, Kotamobagu begitu berkesan sebab masa kecil dulu dia lama tinggal di sini.
Menurut dia, masa jabatan selaku Gubernur Sulut dan Wagub Sulut Djouhari Kansil sudah akan berakhir pada 9 September 2015, tongkat estafet ini akan diserahkan kepada pengganti saya, siapa dia, itu belum tahu.
"Karena itu, saya berpesan kepada para elite politik dan elite pemerintahan bahwa dalam membangun daerah ini, harus mampu menjaga kebersamaan serta menghargai para tokoh pejuang dan pendahulu yang pernah menjadi pemimpin Kotamobagu," katanya.
Pewarta : Jootje Kumajas
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Hajar Pafos 5-1, Bayern Muenchen ke puncak klasemen fase liga Liga Champions
01 October 2025 8:25 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Peneliti Unhas kenalkan lalat buah sebagai model riset strategis berbagai bidang
11 February 2026 4:35 WIB
PM Anwar tolak desakan oposisi soal isu penyerahan lahan di perbatasan Sabah-Kalimantan ke Indonesia
31 January 2026 6:15 WIB
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB