Istri Kapolri hadiri pesta rambu solo' Toraja
Rabu, 25 November 2015 20:41 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti bersama istrinya Tejaningsih Haiti selama berada di Sulawesi Selatan dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari juga menyempatkan menghadiri pesta adat rambu solo' di Tana Toraja.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Kombes Pol Frans Barung Mangera di Makassar, Rabu, menyatakan kunjungannya ke Tana Toraja merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja.
"Pak Kapolri bersama ibu berada di Sulsel selama dua hari dengan beberapa agenda yang padat. Ibu Kapolri meluangkan waktunya mengunjungi beberapa tempat wisata di sana," katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima, Ibu Tejaningsih Haiti bersama rombongan dan pengawalan Polres Tana Toraja mengunjungi objek wisata di Londa kemudian mengunjungi objek wisata lainnya Kete Kesu.
Goa Londa yang dikunjunginya adalah situs pemakaman yang berlokasi di perbatasan antara daerah Makale (Tana Toraja) dan Rantepao (Toraja Utara).
Goa Londa merupakan sebuah kawasan pemakaman kuburan batu atau tempat menyimpan mayat yang diperuntukkan khusus bagi leluhur Toraja dan keturunannya.
Konon jauh sebelum masuknya agama Islam dan Kristen, di Tana Toraja sudah terdapat kepercayaan warisan nenek moyang yang disebut Aluk Todolo atau Alukta. Kepercayaan inilah yang kemudian menjadi landasan berbagai ritual adat dan tradisi masyarakat Toraja.
Begitu juga dengan Kete Kesu` yang merupakan kuburan batu di daerah Rantepao. Kete Kesu adalah kompleks tongkonan (rumah tradisional Toraja) yang paling populer dan paling indah di Toraja.
Setelah mengunjungi dua objek wisata itu, rombongan Tejaningsih kemudian mengunjungi keluarga yang sedang merayakan pesta rambu solok (pesta adat untuk orang mati).
Istri Kapolri menyampaikan ungkapan duka citanya kepada pihak keluarga. Selanjutnya mengikuti prosesi arak-arakan sampai dengan jalan besar dan meninggalkan lokasi tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Kombes Pol Frans Barung Mangera di Makassar, Rabu, menyatakan kunjungannya ke Tana Toraja merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja.
"Pak Kapolri bersama ibu berada di Sulsel selama dua hari dengan beberapa agenda yang padat. Ibu Kapolri meluangkan waktunya mengunjungi beberapa tempat wisata di sana," katanya.
Berdasarkan informasi yang diterima, Ibu Tejaningsih Haiti bersama rombongan dan pengawalan Polres Tana Toraja mengunjungi objek wisata di Londa kemudian mengunjungi objek wisata lainnya Kete Kesu.
Goa Londa yang dikunjunginya adalah situs pemakaman yang berlokasi di perbatasan antara daerah Makale (Tana Toraja) dan Rantepao (Toraja Utara).
Goa Londa merupakan sebuah kawasan pemakaman kuburan batu atau tempat menyimpan mayat yang diperuntukkan khusus bagi leluhur Toraja dan keturunannya.
Konon jauh sebelum masuknya agama Islam dan Kristen, di Tana Toraja sudah terdapat kepercayaan warisan nenek moyang yang disebut Aluk Todolo atau Alukta. Kepercayaan inilah yang kemudian menjadi landasan berbagai ritual adat dan tradisi masyarakat Toraja.
Begitu juga dengan Kete Kesu` yang merupakan kuburan batu di daerah Rantepao. Kete Kesu adalah kompleks tongkonan (rumah tradisional Toraja) yang paling populer dan paling indah di Toraja.
Setelah mengunjungi dua objek wisata itu, rombongan Tejaningsih kemudian mengunjungi keluarga yang sedang merayakan pesta rambu solok (pesta adat untuk orang mati).
Istri Kapolri menyampaikan ungkapan duka citanya kepada pihak keluarga. Selanjutnya mengikuti prosesi arak-arakan sampai dengan jalan besar dan meninggalkan lokasi tersebut.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MK tolak permohonan masa jabatan Kapolri disamakan presiden dan anggota kabinet
13 November 2025 15:23 WIB
Wakapolri dan Kabareskrim ke Istana Kepresidenan di tengah isu reshuffle
17 September 2025 14:59 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019