Krisis listrik di Morowali karena gangguan PLTM
Jumat, 12 Februari 2016 13:37 WIB
Palu (ANTARA Sulsel) - Krisis pasokan listrik yang melanda Kabupaten Morowali Utara berlangsung sejak beberapa bulan terakhir akibat adanya gagguan pada Pembangkit Listrik Mikrohidro (PLTM) di daerah itu.
"Sebenarnya sesuai dengan daya terpasang, ketersediaan listrik cukup untuk kebutuhan masyarakat di daerah tersebut," kata Manager PT PLN Area Palu, Novalince Pamuso, Jumat menanggapi keluhan masyarakat terkait pemadaman bergilir yang sudah berlangsung sejak enam bulan terakhir di Kabupaten Morowali Utara.
Novalince menjelaskan, pihak PLN di daerah itu terpaksa melakukan pemadaman bergilir karena mengalami defisit daya cukup besar akibat dari adanya kerusakan tiga mesin PLTM Wawopada, Kecamatan Lembo.
Selain karena adanya kerusakan mesin, juga masalah air. "Kita tahu bersama bahwa air merupakan sumber utama PLTM," kata dia.
Sementara di satu sisi debit air Sungai Wawopada yang selama ini menggerakan pembangkit listrik mengalami penurunan drastis akibat dampak dari kemarau panjang pada 2015.
Hingga kini, meski sudah ada hujan, debit air masih belum bertambah dan pihak pengelola PLTM tentu dihadapkan pada masalah yang cukup berat dan sulit.
Apalagi, kata Novalince tidak ada sumber air alternatif yang bisa digunakan untuk mengatasi persoalan kebutuhan air PLTM Wawopada.
Terkait kerusakan tiga mesin PLTM, ia mengatakan pihak perusahaan pengelola pembangkit air tersebut telah mengupayakan perbaikannya kembali dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah beroperasi lagi.
"Tapi meski mesin sudah normal ada masalah lain yaitu air. Debit air Sungai Wawopada sebagai sumber utama PLTM menurun drastis," kata dia.
Ke depan dalam mengatasi krisis listrik di Kabupaten Morowali, PLN Area Palu akan memindahkan satu unit pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) di Tentena, Kabupaten Poso ke Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.
"Kita akan mencoba untuk memindahkan salah satu mesin PLTD di Kota Tentena ke Kolonodale secepatnya," katanya.
Namun, itupun belum bisa menjamin dapat mengatasi krisis listrik di Kabupaten Morowali.
Masyarakat di daerah itu mengeluh karena pemadaman listrik sudah cukup lama berlangsung. Masyarakat berharap pihak PLN melakukan langkah-langkah konkret mengatasi krisis listrik agar secepatnya bisa berakhir.
"Sebenarnya sesuai dengan daya terpasang, ketersediaan listrik cukup untuk kebutuhan masyarakat di daerah tersebut," kata Manager PT PLN Area Palu, Novalince Pamuso, Jumat menanggapi keluhan masyarakat terkait pemadaman bergilir yang sudah berlangsung sejak enam bulan terakhir di Kabupaten Morowali Utara.
Novalince menjelaskan, pihak PLN di daerah itu terpaksa melakukan pemadaman bergilir karena mengalami defisit daya cukup besar akibat dari adanya kerusakan tiga mesin PLTM Wawopada, Kecamatan Lembo.
Selain karena adanya kerusakan mesin, juga masalah air. "Kita tahu bersama bahwa air merupakan sumber utama PLTM," kata dia.
Sementara di satu sisi debit air Sungai Wawopada yang selama ini menggerakan pembangkit listrik mengalami penurunan drastis akibat dampak dari kemarau panjang pada 2015.
Hingga kini, meski sudah ada hujan, debit air masih belum bertambah dan pihak pengelola PLTM tentu dihadapkan pada masalah yang cukup berat dan sulit.
Apalagi, kata Novalince tidak ada sumber air alternatif yang bisa digunakan untuk mengatasi persoalan kebutuhan air PLTM Wawopada.
Terkait kerusakan tiga mesin PLTM, ia mengatakan pihak perusahaan pengelola pembangkit air tersebut telah mengupayakan perbaikannya kembali dan diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah beroperasi lagi.
"Tapi meski mesin sudah normal ada masalah lain yaitu air. Debit air Sungai Wawopada sebagai sumber utama PLTM menurun drastis," kata dia.
Ke depan dalam mengatasi krisis listrik di Kabupaten Morowali, PLN Area Palu akan memindahkan satu unit pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) di Tentena, Kabupaten Poso ke Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.
"Kita akan mencoba untuk memindahkan salah satu mesin PLTD di Kota Tentena ke Kolonodale secepatnya," katanya.
Namun, itupun belum bisa menjamin dapat mengatasi krisis listrik di Kabupaten Morowali.
Masyarakat di daerah itu mengeluh karena pemadaman listrik sudah cukup lama berlangsung. Masyarakat berharap pihak PLN melakukan langkah-langkah konkret mengatasi krisis listrik agar secepatnya bisa berakhir.
Pewarta : Anas Masa
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
1.396 pelanggan PLN memanfaatkan diskon tambah daya listrik di Sulselrabar
14 January 2026 19:55 WIB
PLN memastikan penyediaan listrik 15 ribu unit huntara di lokasi bencana Sumatera
03 January 2026 22:38 WIB
Pemprov Sulsel salurkan bantuan pasang listrik baru bagi warga daerah terpencil
26 December 2025 12:16 WIB
PLN manfaatkan Crane jadi tower darurat strategi cepat pulihkan listrik Aceh
20 December 2025 12:03 WIB
Terpopuler - Sejagat
Lihat Juga
Meski cuaca buruk, Basarnas lanjutkan cari korban kecelakaan pesawat di Bulusaraung
21 January 2026 4:43 WIB
Warga binaan di Sulawesi Selatan hasilkan 2,6 ton bahan pangan saat panen raya
16 January 2026 19:32 WIB
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad dilarikan ke rumah sakit usai terjatuh
06 January 2026 11:22 WIB
Mantan PM Malaysia Najib Razak dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas 25 dakwaan
27 December 2025 6:20 WIB
PM Malaysia Anwar Ibrahim sebut kabinetnya perlu libatkan banyak tokoh muda
18 December 2025 6:58 WIB
Bentrok bersenjata perbatasan Kamboja-Thailand paksa lebih banyak sekolah ditutup
16 December 2025 10:46 WIB